MAKASSAR, BKM — Usaha tidak menghianati hasil. Begitulah peribahasa untuk menggambarkan bagaimana perjuangan dan kerja keras Audrey Andarareswari Kriswanto hingga berhasil menyandang gelar Puteri Anak Indonesia Pendidikan 2024 tingkat Nasional.
Gelar Puteri Anak Indonesia Pendidikan 2024 diraih Audrey pada grand final Pemilihan Puteri Anak Indonesia, di Gedung Usmar Ismail Jakarta, pada 5 November 2024.
Gelar Puteri Anak Indonesi Pendidikan 2024 tidak begitu saja diraih anak pertama dari tiga bersaudara ini. Audrey yang kini baru berusia 13 tahun harus terlebih dahulu bersaing di tingkat Sulawesi Selatan.
Dimana, pesertanya berasal dari 24 kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan Mereka juga punya talenta yang mumpuni. Namun dengan kerja keras dan dukungan penuh dari kedua orangtuanya, Jony Kriswanto Yasin dan Cindy Satira.
Sebagai bentuk kesyukuran dan rasa suka cita atas pencapaian Audrey ini, orangtua Audrey menggelar acara Homecoming dan Konferensi Pers di Daun Coffee, Jalan Gagak, Makassar, Sabtu, 16 November 2024.
Puluhan orang hadir meramaikan sekaligus memberikan ucapan selamat kepada Audrey. Mulai dari pejabat di Pemerintah Kota Makassar, keluarga terdekat, teman sekolah Audrey di SMP Dian Harapan Makassar, Sanggar Kazaki Art School, hingga teman Audrey sesama peserta pemilihan Putri Anak Indonesia 2024.
Salah seorang peserta Putri Anak Indonesia 2024 saat tampil memberikan kesan-kesan terhadap sosok Audrey selama mereka menjalani masa karantina menilai kalau Audrey ini sopan, mudah bergaul, dan cerdas.
”Dengan siapa saja Audrey mudah bergaul dan penuh sopan santun. Audrey juga tidak pelit saat berbagi ilmu, Semoga Audrey tidak saja menyandang gelar sebagai Puteri Anak Indonesia Pendidikan. Tapi ada gelar-gelar lain yang akan diraihnya. Semoga Audrey makin maju dan sukses ke depannya,” katanya.
Pelajar kelas sembilan SMP Dian Harspan Makassar ini menceritakan serangkaian tahapan yang harus dijalani hingga akhirnya terpilih sebagai Puteri Anak Indonesia Pendidikan 2024.
Setelah dinyatakan sebagai juara tingkat Sulawesi Selatan, gadis belia penggemar olahraga basket ini mulai melakukan banyak persiapan. Terutama berlatih catwalk dan public speaking.
Kemampuan public speaking ini juga diperlihatkan perempuan murah senyum yang gemar menari ini saat menyampaikan kesan-kesannya mengikuti pemilihan. Audrey membawakannya secara bilingual, yakni Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia.
”Saya melakukan persiapan ini di sanggar Kazaki Art School. Kak Zaki dan teman-teman di sanggar banyak membantu saya, sehingga sukses mendapatkan gelar sebagai Puteri Anak Indonesia Pendidikan 2024,” ujar Audrey.
Audrey mengaku, kemampuannya public speaking menjadi daya tarik tersendiri. Ditambah lagi kemampuannya di catwalk hingga penampilan, minat, dan bakat lainnya juga menjadi pendorong atas kesuksesannya menjadi Puteri Anak Indonesia Pendidikan 2024.
”Saya sangat bersyukur dapat bertemu dengan teman-teman dari daerah lain selama karantina. Mereka juga berjuang sama seperti saya untuk bisa menjadi pemenang dan tentunya akan mengharumkan nama daerah kita,” tutur Audrey.
Selama menyandang gelar sebagai Puteri Anak Indonesia Puteri Anak Indonesia Pendidikan 2024 tingkat nasional, Audrey harus melakoni sejumlah kegiatan yang sudah dia pilih sebeln sebelumnya. Di antaranya memberikan advokasi mengajar Bahasa Inggris untuk menginspirasi anak panti asuhan.
”Kebetulan saya punya passion dibidang ini, Jadi saya ingin menjalanknn advokasi saya ke depannya. Saya berharap, dari pengajaran Bahasa Inggris yang saya lakukan, akan semakin banyak anak-anak yang dapat berbahasa Inggris. Dan ini bisa menjadi bekal bagi mereka ke depannya,” kata Audrey.
Selalu Mensupport
Keberhasilan Audrey meraih gelar Puteri Anak Indonesia Pendidikan 2024 tingkat nasional, selain karena tekad dan usahanya yang begitu besar, juga adanya support atau dukungan dari orangtua yang begitu besar. Terutama dari ibu tercinta, Cindy Satira.
Cindy mengatakan, dirinya bersama suami tidak pernah memaksakan Audrey harus menjadi apa. Semuanya diserahkan kepada Audrey untuk menetukannya. Sebagai orangtua tentunya hanya memberikan support dan arahan. Sehingga kegiatan yang akan dilakoni bisa mencapai hasil maksimal.
”Audrey ini punya banyak kegemaran. Seperti main basket, menyanyi, menari, dan main biola. Namun karena dia memilih kegiatan fesyen yang banyak tampil di atas catwalk, maka sebagai orangtua kami tinggal mendukung dan mengarahkan,” kata Cindy.
Cindy menambahkan, minat dan bakat Audrey dibidang fesyen sudah terlihat sejak masih kecil. Kala itu, puteri sulungnya itu menyukai make up, koleksi pakaian model, hingga kemampuan catwalk dan menari.
”Jadi ketika ada pemilihan Puteri Anak Indonesia Sulawesi Selatan, saya ajak Audrey untuk ikut. Ternyata dia malah senang dan bersemangat. Selama mengikuti proses pemilihan Puteri Anak Indonesia tingkat Sulawesi Selatan, Audrey tidak berhenti untuk belajar. Kemauan dan keuletannya itu membuahkan hasil. Audrey terpilih sebagai juara pertama dan berhak mewakili Provinsi Sulawesi Selatan ke tingkat nasional di Jakarta,” ujar Cindy.
Begitu pula saat mengikuti proses karantina di Jakarta, tambah Cindy, dirinya tetap mendampingi Audrey. Ini sebagai bentuk dukungan dari seorang ibu kepada anaknya.
Proses seleksi untuk masuk grand final, aku Cindy, betul-betul menguras tenaga dan pikiran. Para orangtua tidak bisa mendampingi anaknya secara langsung. Tapi hanya melihat secara langdung melalui Youtube.
”Setelah dilakukan proses seleksi dengan sejumlah pertanyaan yang disampaikan psikolog, Puteri Indonesia, Miss Universe. Akhirnya terpilih lima orang termasuk Audrey. Mereka yang terpilih ini tidak saja cantik-cantik, tapi pintar. Karena saat ditanya mereka harus bisa menjawab secara baik, lugas dan bisa meyakinkan para dewan juri kalau jawaban yang mereka sampaikan betul-betul menunjukkan kalau itulah yang akan mereka kerjakan nantinya. Jadi tidak berandai-andai,” beber Cindy.
Setelah dinobatkan sebagai Puteri Anak Indonesia Pendidikan 2024, Audrey Andarareswari Kriswanto kini mengemban tugas menjadi duta Puteri Anak Indonesia yang harus menjadi contoh teladan bagi anak-anak Indonesia lainnya. (mir)

