PINRANG , BKM–Legislator Partai Nasdem selaku Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Pinrang HA. Sofyan Nawir menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi petani di Desa Kaballangan yang kesulitan mengakses pupuk akibat tidak adanya agen resmi. Ia menilai persoalan ini harus segera ditangani agar tidak mengganggu produktivitas pertanian di wilayah tersebut.
“Ketersediaan pupuk yang merata adalah hal mendasar bagi keberlangsungan sektor pertanian kita. Saya berharap pihak terkait segera menindaklanjuti masalah ini,” ujar Sofyan Nawir pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPRD, Senin (19/5).
RDP digelar guna menanggapi keluhan masyarakat Desa Kaballangan terkait tidak adanya agen penyaluran pupuk di wilayah mereka.
RDP dipimpin langsung Ketua Komisi II Amri Manangkasi, didampingi Wakil Ketua Karno HW, serta anggota Komisi II lainnya termasuk H.A. Sofyan Nawir.
Turut hadir dalam RDP ini Kepala Bidang PSP Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Pinrang, perwakilan Distributor Pupuk Indonesia, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Pinrang A. Sainge, Balai Penyuluh Pertanian se-Kabupaten Pinrang, serta para perwakilan Kelompok Tani (Gapoktan).
Ketua Komisi II Amri Manangkasi menegaskan bahwa pihaknya mengundang seluruh Balai Penyuluh Pertanian dari setiap kecamatan agar persoalan seperti ini dapat langsung ditangani di tingkat bawah tanpa harus selalu dibawa ke DPRD. “Mulai sekarang, jika ada masalah terkait agen pupuk di desa, masyarakat bisa langsung melapor ke balai penyuluh di kecamatan masing-masing,” tegasnya.
Ketua KTNA Kabupaten Pinrang, A. Sainge menyatakan kesiapannya untuk membantu memfasilitasi masyarakat yang bersedia menjadi agen penyalur pupuk. “Jika ada warga yang berminat menjadi agen, kami siap membantu prosesnya,” ucapnya.
RDP ini diharapkan menjadi langkah awal dalam penyelesaian permasalahan distribusi pupuk yang kerap menjadi kendala bagi petani di beberapa wilayah Kabupaten Pinrang. (lim/rif/c)

