PINRANG, BKM — Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang Pemkab Pinrang bergerak cepat merespons keluhan warga terkait genangan air yang terjadi di sejumlah titik di wilayah Kota Pinrang, Selasa (3/6). Pemerintah langsung menurunkan sejumlah alat berat untuk melakukan pengerukan dan pembersihan saluran air yang tersumbat. Genangan air tersebut muncul sebagai dampak dari curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir yang menyebabkan beberapa drainase tidak berfungsi optimal.
Melalui tim teknisnya, Dinas Bina Marga menyampaikan bahwa langkah ini difokuskan pada pengerukan saluran air dan pengangkatan material penghambat, seperti lumpur dan sampah yang menyumbat aliran.
“Pembersihan ini merupakan bagian dari upaya pemeliharaan infrastruktur drainase untuk meminimalisir potensi banjir dan genangan, terutama di musim hujan seperti saat ini,” ungkap salah satu perwakilan tim teknis di lapangan.

Aksi cepat Pemkab Pinrang ini disambut positif oleh warga. Salah seorang tokoh masyarakat, H. Abduh Pido, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah pemerintah. “Respons cepat ini patut diapresiasi. Ini bukti nyata bahwa pemerintah mendengarkan keluhan masyarakat. Kami berharap penanganan seperti ini terus dilakukan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Dia menambahkan bahwa perubahan iklim dan cuaca yang tak menentu menuntut adanya kesiapsiagaan yang lebih baik dalam pengelolaan infrastruktur, terutama saluran air. Penanganan ini diharapkan tidak hanya menyelesaikan masalah jangka pendek, tetapi juga menjadi awal dari perbaikan sistem drainase yang lebih menyeluruh, agar kenyamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat dapat terjaga, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran pemerintah dalam merespons isu-isu mendesak di lapangan. (ady/C)

