KEPUTUSAN Mahkamah Konstitusi (MK) yang memisahkan antara pemilihan umum dan lokal tentu mendapat tanggapan beragam di kalangan masyarakat, khususnya yang terkait dampaknya. Sangat penting untuk dipahami jika dalam tatanan negara demokrasi perbedaan pendapat merupakan sesuatu yang sangat lumrah dalam menilai setiap kebijakan yang diambil.
Berkaitan dengan putusan tersebut tentunya menimbulkan berbagai paradigma. Namun terdapat hal yang sangat fundamental untuk diterapkan dalam setiap proses pemilihan yaitu tetap menjadi warganegara yang kritis.
Bersikap kritis terhadap kebijakan yang ditetapkan merupakan sesuatu yang dijamin oleh undang-undang. Salah satunya dalam pasal 28E ayat 3 yang menjamin tentang kebebasan berpendapat oleh setiap individu dan kelompok.
Sikap kritis akan memberikan check and balance atau keseimbangan, sehingga memberikan iklim demokrasi yang baik bagi setiap warga negara.
Pro dan kontra perihal pemisahan antara pemilihan umum dan lokal adalah sesuatu yang wajar dan lumrah. Hal ini tentunya juga akan berdampak positif lantaran memberikan ruang diskusi kepada setiap orang dalam menilai kebijakan tersebut.
Sikap kritis terhadap putusan yang mengatur tentang pemilihan adalah hal yang sangat penting, dikarenakan proses pemilihan merupakan implementasi dari nilai-nilai demokrasi yang merepresentasikan kedaulatan rakyat secara keseluruhan.
Sikap kritis warga negara harus tetap dijaga agar tetap bisa bertumbuh dengan baik.
Hal ini juga menjadi penting karena membantu setiap orang menganalisis informasi, membuat keputusan yang lebih baik, dan menghindari kesalahan.
Dengan berpikir kritis, setiap orang dapat mengevaluasi argumen, mengidentifikasi bias, dan mengembangkan solusi yang lebih efektif untuk berbagai masalah dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, pentingnya berpikir kritis dalam kebijakan terletak pada memastikan bahwa kebijakan yang dibuat adil, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Berpikir kritis membantu mengidentifikasi potensi masalah, mengevaluasi dampak kebijakan, dan mencari solusi yang paling tepat termasuk dalam kebijakan untuk proses pemilihan kali ini.
Bersikap kritis terhadap kebijakan merupakan kewajiban yang harus ditunaikan oleh setiap elemen masyarakat. Sebab suatu bangsa akan tumbuh dan berkembang menjadi besar ketika setiap masyarakatnya tidak apatis terhadap situasi yang ada. (yus)

