TAKALAR, BKM – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari Jurusan Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Universitas Negeri Makassar (UNM) melaksanakan pengabdian di Kabupaten Takalar baru-baru ini.
Kegiatan bertajuk “Pemanfaatan Jagung sebagai Sumber Gizi Alternatif untuk Menekan Angka Stunting di Komunitas Petani” ini dilaksanakan di salah satu desa komunitas petani di Takalar dengan melibatkan masyarakat setempat, kader kesehatan, serta kelompok tani.
Kegiatan PkM ini diketuai Dr. Kartini Marzuki, M.Si., dengan anggota tim Dr. Rudi Amir, Muhammad Asri, S.Pd., M.Pd., Yolandika Arsyad, M.Kesos., dan Muhammad Nur Alamsyah, M.Pd.
Dalam sambutannya, Dr. Kartini Marzuki menyampaikan bahwa isu stunting masih menjadi masalah serius di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Takalar.
Menurutnya, salah satu solusi yang dapat ditempuh adalah melalui pemanfaatan potensi pangan lokal.

“Jagung merupakan komoditas unggulan di Takalar yang mudah diakses oleh masyarakat. Dengan pengolahan yang tepat, jagung dapat menjadi sumber gizi alternatif untuk mencegah stunting,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan PkM meliputi sosialisasi tentang gizi seimbang, pelatihan pengolahan jagung menjadi produk pangan bergizi (seperti tepung jagung, bubur, dan cemilan sehat), serta pendampingan masyarakat dalam penerapan menu berbasis jagung untuk keluarga.
Peserta, yang sebagian besar merupakan ibu rumah tangga dan petani, tampak antusias mengikuti setiap sesi.
Anggota tim, Dr. Rudi Amir menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga mengubah perilaku konsumsi keluarga.
“Kunci utama pencegahan stunting adalah pola makan bergizi seimbang dan pemanfaatan bahan pangan lokal yang terjangkau,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, tim PkM Jurusan Pendidikan Luar Sekolah UNM berkomitmen mendukung program pemerintah dalam percepatan penurunan stunting, sekaligus memberdayakan komunitas petani agar lebih mandiri dalam pemenuhan kebutuhan gizi keluarga.(rls)

