SOPPENG, BKM — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Soppeng bergerak cepat dengan meningkatkan kegiatan patroli malam serta memperkuat program edukasi keselamatan berlalu lintas kepada pelajar, Rabu (9/10). Hal ini sekaligus menjawab keluhan masyarakat terkait maraknya penggunaan knalpot brong yang mengganggu kenyamanan dan ketertiban. Suara bising dari kendaraan berknalpot brong, khususnya pada malam hari, telah menjadi keresahan warga di wilayah Kota Watansoppeng.
Kasat Lantas Polres Soppeng Iptu H Alwi mengambil langkah tegas dengan mengintensifkan kegiatan KRYD(Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan) di titik-titik rawan. Dia mengungkapkan meskipun patroli rutin telah berjalan, tantangan tetap ada karena sebagian pengguna knalpot brong kini semakin cerdik dalam menghindari petugas.
“Mereka sudah pintar membaca situasi. Saat mengetahui petugas sedang patroli, mereka berusaha tidak menampakkan diri. Tapi kami tidak akan menyerah. Penertiban akan terus kami lakukan dengan cara persuasif maupun penegakan hukum,” tambahnya.
Selain melalui patroli dan penindakan, Satlantas Polres Soppeng juga menempuh langkah preemtif dengan menggencarkan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada pelajar di sekolah-sekolah.
Sementara itu, Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana menyatakan pihaknya mendukung penuh upaya yang dilakukan Kasat Lantas dan seluruh jajaran. Penanganan knalpot brong bukan hanya soal penindakan, tetapi juga edukasi agar kesadaran masyarakat tumbuh dari diri sendiri. Harapan kami, Soppeng bisa menjadi daerah yang aman, nyaman, dan tertib berlalu lintas.
Dengan kolaborasi antara patroli rutin, penegakan hukum, dan edukasi berkelanjutan, Polres Soppeng berkomitmen menciptakan lingkungan yang lebih tertib, serta memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman tanpa gangguan suara bising dari knalpot brong. (ono/D)

