MAKASSAR, BKM.COM— Anggota DPRD Kota Makassar, Ari Ashari Ilham, melaksanakan reses pertama masa persidangan tahun anggaran 2025/2026 di dua lokasi, yakni Jalan Jambu No. 35 Perum Taman Kelurahan Tanjung Merdeka dan Jalan Tanjung No. 67 Perum Taman, Kelurahan Tanjung Merdeka, Kecamatan Tamalate, Jumat (17/10/2025).
Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan sejumlah aspirasi yang didominasi keluhan terkait pelayanan BPJS Kesehatan, mulai dari proses pendaftaran hingga besaran iuran bulanan.
Menurut Ari Ashari, persoalan administrasi dan beban iuran BPJS memang masih menjadi masalah klasik di banyak wilayah. Warga menilai proses pendaftaran masih rumit dan sering kali tidak mendapatkan pendampingan yang memadai dari pihak terkait.
“Banyak warga mengeluh kesulitan saat mendaftar BPJS, terutama yang ingin menjadi peserta mandiri. Selain itu, sebagian juga merasa keberatan dengan besaran iuran yang harus dibayar setiap bulan,” ujar Ari.
Politisi muda Partai NasDem itu menegaskan, persoalan BPJS Kesehatan harus menjadi perhatian serius pemerintah kota. Ia berharap adanya koordinasi lebih intens antara Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan pihak BPJS Kesehatan untuk mempermudah proses pendaftaran dan memperjelas skema bantuan bagi warga kurang mampu.
“Pemerintah perlu memastikan agar masyarakat miskin tidak terbebani iuran, serta memberi sosialisasi yang jelas mengenai kategori penerima bantuan iuran. Jangan sampai warga yang layak justru terlewat dari daftar penerima,” tegasnya.
Ari menambahkan, hasil reses ini akan ia sampaikan dalam rapat bersama pemerintah kota sebagai masukan untuk pembenahan pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan dan jaminan sosial.

