pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Yusran Sebut Ilham Ari Fauzi Donatur Muswil

Mardiono: Pentingnya Regenerasi Dengan Menyasar Generasi Z

IST SAMBUTAN--Ketua umum DPP PPP H Muhammad Mardiono yang juga utusan khusus Presiden Prabowo Subianto bidang ketahanan pangan menyampaikan sambutan sebelum membuka Muswil IX PPP Sulsel di Hotel Claro Makassar, Senin (22/12)

MAKASSAR, BKM–Forum Musyawarah Wilayah (Muswil) IX Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Sulawesi Selatan berlangsung dengan nuansa penuh emosional dan reflektif, di Hotel Claro Makassar, Senin (22/12)
Sejumlah tokoh hadir pada pelaksanaan Muswil IX PPP Sulsel yang dibuka oleh Ketua umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP H Muhammad Mardiono yang jaga utusan khusus Presiden Prabowo Subianto bidang ketahanan pangan. Mereka yakni Gubernur Sulsel yang diwakili Asisten I Dr Ishak Iskandar, Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi, serta Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif.

Juga terlihat hadir yakni Wakil Ketua DPRD Sulsel yang juga Ketua DPC PPP Kabupaten Wajo Sufriadi Arif, serta pengurus partai politik diantaranya Nasdem, Perindo, PDIP, PKS, PKB dan PSI.
Selain itu, juga hadir sejumlah tokoh PPP diantaranya Wakil Sekretaris Jenderal Jabbar Idris, mantan Anggota DPR RI Dr HM Aras serta Ketua DPW PPP Nusa Tenggara Timur serta pengurus dari 24 DPC se Sulsel.

Panitia penyelenggara Muswil IX PPP Sulsel, Yusran Sofyan juga melaporkan jumlah peserta yang dilaporkan. Yusran Sofyan yang pernah tercatat sebagai Wakil Ketua DPRD Sulsel dari Fraksi Gerindra ini tak lupa menyampaikan terimakasih atas kontribusi Ilham Ari Fauzi yang sangat membantu kepanitiaan dalam melaksanakan tugas.
Ketua Umum DPP PPP Muhammad Mardiono mengajak seluruh kader PPP untuk bersatu dan mendukung program pemerintah dalam menghadapi tantangan ekonomi global.
“Kondisi dunia sedang tidak baik-baik saja. Kita sebagai politisi memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan rakyat tetap berdaulat dan ekonomi nasional mampu menghadapi gejolak global,”kata Mardiono.
Ia menjelaskan, percepatan Muswil dilakukan seiring dengan percepatan pelaksanaan Muktamar, mengingat masa kepengurusan DPW akan berakhir dalam dua hingga tiga bulan ke depan.

Selain itu, agenda politik menuju Pemilu 2029 akan dimulai pada 2027.
“Kita harus melengkapi struktur kepengurusan hingga tingkat kecamatan untuk memenuhi syarat verifikasi peserta pemilu. Kader PPP, khususnya yang berada di legislatif, harus menjadi pelopor,”ujarnya.

Mardiono juga menekankan pentingnya regenerasi kader dengan menyasar pemilih dari kalangan generasi Z dan milenial.
Menurutnya, agenda konsolidasi partai dalam tiga tahun ke depan harus dijalankan tanpa konflik internal.
“Waktu kita tidak panjang. Muswil ini harus sukses dan menghasilkan kepengurusan yang solid demi kemenangan PPP pada Pemilu 2029,”tegasnya.
Muswil ini akan memilih tim formatur yang selanjutnya mengusulkan susunan kepengurusan DPW ke DPP.
Hingga kini, nama Ilham Ari Fauzi disebut-sebut menguat sebagai calon Ketua DPW PPP Sulsel. Ilham saat ini menjabat Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Kepemudaan DPW PPP Sulsel. (rif)

Imam Sebut PPP Sulsel Salah Satu Wilayah Paling Berhasil

SEBELUMNYA, Muswil juga menjadi momen perpisahan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Sulsel Imam Fauzan AU setelah menuntaskan masa jabatannya selama 4 tahun 6 bulan.
Di hadapan ratusan kader, Imam Fauzan menyampaikan bahwa momen tersebut merupakan terakhir kalinya ia berdiri sebagai ketua wilayah.
Imam tampak terharu, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh kader atas berbagai kekurangan selama memimpin, termasuk kebijakan dan keputusan yang mungkin tidak menyenangkan semua pihak.

“Detik ini terakhir kali saya berdiri di depan kader PPP Sulsel sebagai ketua wilayah. Saya mohon maaf sebesar-besarnya jika ada salah ucap atau keputusan yang membuat tidak nyaman. Namun saya yakin, semua itu saya ambil demi kepentingan partai dan rakyat,”ujarnya.
Bendahara Umum DPP PPP itu juga menyinggung dinamika internal partai, khususnya terkait penentuan nomor urut calon legislatif pada Pemilu lalu.
“Saya yakin masih ada Caleg yang sakit hati karena tidak mendapatkan nomor urut satu. Tapi saya percaya, itu adalah keputusan terbaik untuk PPP,”katanya.
Pria kelahiran 1996 itu menyoroti peningkatan suara PPP pada Pemilu kemarin, di mana suara di tingkat provinsi naik lebih dari 100 ribu, sementara suara DPR di Kabupaten dan Kota meningkat antara 80 hingga 100 ribu.

Dalam pidato perpisahannya, mantan Ketua Fraksi PPP DPRD Sulsel itu turut mengenang perjalanan panjang PPP Sulsel sejak era reformasi 1998.
Salah satu capaian yang disorot adalah terwujudnya cita-cita mendudukkan kader PPP sebagai kepala daerah, yang ditandai dengan terpilihnya kader PPP sebagai Bupati Sinjai.
Ia menyebut perolehan suara PPP di tingkat kabupaten/kota hingga provinsi yang mencapai ratusan ribu suara sebagai hasil kerja kolektif seluruh pengurus dan kader. Meski demikian, ia menegaskan bahwa capaian tersebut bukanlah titik akhir.

Menurutnya, tantangan ke depan justru akan semakin berat, terutama menghadapi tahapan verifikasi faktual partai politik yang belum pernah dilalui sebelumnya. Karena itu, ia meminta kepengurusan selanjutnya untuk bekerja lebih solid dan adaptif.
Ia juga menegaskan bahwa PPP Sulsel merupakan salah satu wilayah paling berhasil di Indonesia dan meminta agar prestasi tersebut tetap dijaga. (rif)




×


Yusran Sebut Ilham Ari Fauzi Donatur Muswil

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link