MAKASSAR, BKM — Seorang pria berinisial R (50), usai berpesta miras jenis ballo hingga mabuk, menjadi korban penganiayaan.
Akibat penganiayaan itu, korban jadi tidak sadarkan diri dan meninggal dunia. Peristiwa penganiayaan yang berujung maut tersebut terjadi pada Selasa malam, 6 Januari 2026, di kawasan Banta-bantaeng wilayah hukum Polsek Rappocini-Polrestabes Makassar.
Personel Polsek Rappocini yang mendapat laporan dari warga kalau di kawasan Banta-bantaeng telah terjadi penganiayaan yang membuat korban meninggal dunia.
Personel kepolisian Polsek Rappocini
langsung menindaklanjuti laporan tersebut dan langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Namun pelaku penganiayan sudah pada kabur atau melarikan diri.
Anggota kemudian melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian untuk mencari pelaku penganiayaan. Namun mereka sudah pada lari.
Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Wahiduddin, mengemukakan, berdasarkan laporan dan informasi dari Kapolsek Rappocini, Kompol Ismail mengemukakan, sebelum kejadian penganiayaan, korban dan beberapa temannya tengah berpesta minuman keras tradisional jenis ballo.
Saat ini personel Polsek Rappocini masih melakukan penyidikan mencari pelaku penganiayaan tersebut. Namun hingga kini pihak Polsek masih menunggu hasil resmi autopsi korban guna memastikan penyebab pasti kematiannya. (jul)

