SOPPENG BKM — Bupati Soppeng, H Suwardi Haseng menghadiri Ground Breaking Pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan I di Lempa, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Senin (12/1).
Ground breaking ini menjadi tonggak awal pembangunan Sekolah Rakyat yang diharapkan menjadi pusat pendidikan inklusif dan berkualitas bagi generasi muda Soppeng serta komitmen Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam memajukan dunia pendidikan yang cukup tinggi.
Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda dan jajaran pemerintah daerah, di antaranya Kapolres Soppeng, Dandim 1423 Soppeng, Kepala Kejaksaan Negeri Soppeng yang diwakili Kasi Intel, Sekda Kabupaten Soppeng, sejumlah SKPD, Kesbangpol, Lurah Lalabata Rilau, serta siswa-siswi Sekolah Rakyat (SR).
Acara tersebut dirangkaikan dengan zoom meeting bersama Presiden RI, Prabowo Subianto, yang terhubung langsung dengan jajaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia. Kegiatan nasional ini menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari program strategis pemerintah pusat yang mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Soppeng menyampaikan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperluas akses pendidikan yang merata dan berkeadilan. Dia berharap kehadiran sekolah ini mampu melahirkan sumber daya manusia unggul, berkarakter, dan siap bersaing di masa depan.
“Peresmian dan pembangunan Sekolah Rakyat ini adalah bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam mendorong kemajuan pendidikan, khususnya bagi anak-anak yang membutuhkan akses pendidikan yang lebih baik,” ujar Suwardi.
Dengan dimulainya pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan I di Kabupaten Soppeng, diharapkan sektor pendidikan di Bumi Latemmamala semakin berkembang dan menjadi fondasi kuat bagi kemajuan daerah ke depan. (ono/D)

