pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Tingkatkan Ekonomi Kreatif Warga

MAMUJU, BKM — Bupati Mamuju, Drs H Habsi Wahid, MM terus berupaya meningkatkan kualitas warganya. Salah satunya dengan mengikutkan warganya dalam pelatihan yang bersifat pengembangan ekonomi. Yakni dengan menandatangani nota kesepakatan berupa Memorandum of Understanding (MoU) bersama Direktur Lembaga Pengembangan Tehnologi Tepat Guna–Masyarakat Lokal Indonesi (LPTTG-Malindo), DR H Sakaruddin, MSi).
Pada momentum tersebut, kedua belah pihak sepakat bekerjasama meningkatkan ekonomi kreatif masyarakat Mamuju sebagaimana tertuang dalam visi ke 3 pemerintahan Habsi-Irwan, yakni meningkatkan kemampuan dan kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha dan industri rumah tangga serta dukungan perbaikan transportasi masyarakat.
Atas kesepakatan tersebut, Habsi Wahid mengutus masyarakat Mamuju mengikuti pelatihan teknologi tepat guna-agro industri pangan. Pada Minggu (24/7), bupati secara resmi melakukan pelepasan peserta yang akan berlatih langsung di kantor LPTTG-Malindo di Masamba, Sulawesi Selatan.
Kepala Badan Pemberayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD), Drs Rahim Mustafa, mengatakan, peserta pelatihan yang diberangkatkan sebanyak 134 orang dari 34 desa se-Kabupaten Mamuju sebagai angkatan pertama. Ia mengatakan, pelatihan tersebut akan dilaksanakan secara bertahap, yakni dibagi menjadi 3 angkatan.
”Untuk tahap awal, kita berangkatkan 134 orang dari 34 desa di Kabupaten Mamuju. Mereka akan mengikuti pelatihan disana selama 10 hari. Setelah itu baru kita berangkatkan lagi peserta angkatan kedua dari desa yang belum ikut pada angkatan pertama. Dan ini ada 3 angkatan. Jadi tahap pertama, Kecamatan Sampaga dan Tommo’ belum mengikutkan desanya,” urai Rahim.
Acara pelepasan peserta pelatihan berlangsung di ruang pola kantor bupati. Dalam acara tersebut, Bupati Habsi Wahid menyampaikan, kegiatan pembinaan masyarakat telah diniatkan sewaktu masa kampanye. Ia ingin melakukan pembinaan masyarakat dalam rangka meningkatkan pendapatan masyarakat Mamuju hingga sampai pada kategori sejahtera. Ia bersyukur, apa yang diharapkan tersebut sudah mulai berjalan.
Pelatihan kali ini lebih terfokus pada pengolahan hasil pangan. Habsi mengatakan, setiap desa memiliki hasil pangan berbeda-beda. Olehnya itu, setiap desa harus mengikuti pelatihan, bukan diwakili desa lain atau kecamatannya. ”Potensi yang ada di Mamuju tentu tidak bisa kita biarkan begitu saja. Harus kita kembangkan sebagai upaya meningkatkan kualitas ekonomi masyarakat. Juga membuka lapangan kerja dengan menyentuh setiap sektor yang ada. Kali ini kita lebih kepada peningkatan agro industri pangan,” kata Habsi.
Kepada peserta pelatihan, bupati berpesan agar saat kembali ke Mamuju, mereka tidak ragu-ragu untuk berkreasi menciptakan olahan pangan khas desanya masing-masing. Masyarakat tak usah khawatir masalah pemasaran. Sebab bupati akan mengeluar peraturan bupati (Perbup) bahwa setiap pedagang makanan, baik itu kios, warung dan swalayan dapat menjual produk yang telah dihasilkan tersebut. (ala/mir/c)



×


Tingkatkan Ekonomi Kreatif Warga

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar