GOWA, BKM — Tim Konsultan Majemen Wilayah VIII Sulawesi Selatan melaksanakan pelatihan replikasi program penataan lingkungan permukiman berbasis perkotaan (PLP-BK). Pelatihan ini ditandai dengan praktik lapangan oleh ratusan peserta pelatihan.
Di Kabupaten Gowa ini ada empat wilayah kelurahan yang jadi percontohan atau dijadikan replika program PLP-BK ini sekaligus sebagai peserta Kelurahan Mawang, Romang Polong, Katangka dan Batang Kaluku.
Dalam kunjungan itu, tim konsultan mengawalinya di Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Damai Kelurahan Mawang. Kunjungan tersebut dilakukan, Kamis (28/7). Nurliah Ruma selaku Korkot Wilayah 6 Gowa-Maros ditemui di lokasi kunjungan mengatakan, para peserta akan belajar tentang siklus Kota Tanpa Kumuh (Kotaku). Mereka, kata Nurlia, belajar materi mulai dari penyusunan profil pemukiman, rembug kesehatan masyarakat, rembug perkara kritis (kumuh) dan penyusunan rencana penataan pemukiman berbasis komunitas yang dikawal langsung oleh tenaga ahli pelatihan, Rahmadi.
“Pelatihannya sudah dilakukan selama delapan hari sedangkan praktik lapangannya dua hari, inilah yang sementara berjalan. Gowa dipilih sebagai replika karena siklus pelaksanaan Kotaku karena Pemkab sangat aktif,” katanya.
Lurah mawang, Wahyudin MP menyambut baik dengan adanya kegiatan tersebut di wilayahnya. “Dengan adanya kegiatan ini, kami sangat senang, artinya dilakukannya pelatihan ini berarti kelurahan kita terpantau hingga di provinsi,” kata Wahyudin MP. (sar)
Gowa Jadi Replika Penataan Permukiman Berbasis Perkotaan
×

