SIDRAP, BKM–Politisi Nasdem selaku Bupati Sidrap H Syaharuddin Alrif menghadiri panen raya di Desa Lise, Kecamatan Panca Lautang, Senin (18/5).
Panen raya menjadi saksi sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sidrap dan petani dalam mendukung swasembada pangan nasional.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse, Anggota DPRD Dapil II Ruslan, Kepala Dinas PSDA Andi Safari Renata, Sekretaris Dinas TPHPKP (Pertanian) Suriyanto, Camat Panca Lautang, jajaran kepala desa, unsur Forkopimca, Kepala BPJS Ketenagakerjaan, serta para petani setempat.
Setibanya di lokasi, Syaharuddin Alrif langsung turun ke sawah untuk memanen padi bersama petani. Kehadiran orang nomor satu di Bumi Nenek Mallomo tersebut disambut hangat warga yang tampak antusias mengikuti prosesi panen.
Berdasarkan hasil ubinan, produktivitas lahan di wilayah tersebut menunjukkan angka yang menggembirakan, yakni mencapai 5,7 dengan estimasi hasil panen sekitar 9,1 ton per hektare. Capaian ini menjadi bukti konkret besarnya potensi sektor pertanian di Desa Lise.
Syahar-panggilan akrab
Bupati Syaharuddin memaparkan, Desa Lise memiliki luas persawahan kurang lebih 800 hektare. Secara administratif, Kecamatan Panca Lautang memiliki luas sawah 5.340 hektare, sementara total luas lahan persawahan di Kabupaten Sidrap mencapai 52.227 hektare.
“Pertanian adalah fokus utama kami. Sidrap harus terus konsisten menjadi daerah penyangga pangan nasional yang kuat,” ujar Syahar.
Ketua DPW Nasdem Sulsel ini
juga menegaskan berbagai upaya strategis pemerintah dalam memenuhi kebutuhan petani, mulai dari menjamin kelancaran distribusi pupuk hingga menekan harga pupuk di pasaran. Selain itu, program pengairan melalui metode Listrik Masuk Sawah (LMS) terus diperkuat.
“Alhamdulillah, saat ini distribusi pupuk lancar, harga turun, dan pengairan dengan metode listrik masuk sawah terus berjalan,” imbuhnya.
Mantan Wakil Ketua I DPRD Sulsel ini mengungkapkan, pada tahun 2025, telah dilakukan pengeboran di Desa Lise untuk mendukung program LMS seluas 437 hektare. Di hadapan para petani, ia mengajak masyarakat untuk menjaga kekompakan dan semangat gotong royong, serta tidak melupakan kewajiban sosial.
“Jika petani rajin bersedekah dan menunaikan zakat dari hasil panennya, Insya Allah hasil pertanian akan semakin berkah dan meningkat,” tuturnya.
Selain sektor pertanian, pembangunan infrastruktur di Desa Lise turut menjadi perhatian serius. Bupati berjanji akan segera merealisasikan pengaspalan jalan di desa tersebut.
“Insya Allah, tahun ini atau paling lambat tahun depan, jalan di Desa Lise akan diaspal agar masyarakat dapat menikmati akses jalan yang mulus,” tegas Syaharuddin yang disambut tepuk tangan riuh dari warga.
Di sela kegiatan, Bupati bersama BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan santunan kematian kepada keluarga pegawai syara yang meninggal dunia senilai Rp149.333.328.
Kegiatan panen raya ini ditutup dengan sesi dialog. Bupati mendengarkan langsung aspirasi serta masukan dari para petani guna menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat agraris. (rif)

