SINJAI, BKM–Bupati Sinjai, Ratnawati Arif, menunjukkan respon cepat dan kepedulian tinggi terhadap aspirasi warganya. Hal ini terlihat saat beliau menerima kunjungan Aliansi Masyarakat Pakokko yang menyampaikan aspirasi terkait kondisi jalan di Dusun Pakokko, Desa Tellulimpoe, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai.
Aspirasi warga tersebut diterima langsung oleh Bupati Sinjai dengan didampingi Sekretaris Daerah Andi Jefrianto Asapa, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala Bappeda, serta Kepala Dinas PUPR di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai, Senin (4/5/2026) Siang.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Sinjai memberikan penjelasan mendalam mengenai kondisi keuangan daerah yang menjadi tantangan di masa awal kepemimpinannya bersama Wakil Bupati A. Mahyanto Mazda. Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Daerah tidak tinggal diam dan terus berupaya mencari solusi terbaik bagi infrastruktur warga.
“Sungguh sangat terbatas anggaran yang kita punya. Saya sementara getol-getolnya berkoordinasi dengan Pusat dan Provinsi. InsyaAllah pelan-pelan jalan yang rusak parah akan kita perbaiki. Saya minta ini dibersamai,”ungkapnya.
Bupati juga menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan perbaikan infrastruktur di seluruh wilayah Sinjai yang membutuhkan penanganan, termasuk di sektor-sektor krusial lainnya demi kesejahteraan masyarakat luas.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas PUPR Haris Achmad menjelaskan bahwa pihaknya telah memetakan kondisi infrastruktur di 8 kecamatan. Ia menegaskan bahwa wilayah Pakokko telah masuk dalam daftar rencana kerja strategis Dinas PUPR.
“Di PUPR kami sudah susun daftar panjang skala prioritas, dan Pakokko sudah ada didalamnya, yakni Bonto Kunyi-Pakokko, Koro-Pakokko, dan Laha-Laha-Pakokko. Ini bukan karena adanya demo, tapi kami memang sudah prioritaskan,”terangnya secara jelas.
Sebelumnya, perwakilan warga Pakokko, Masna, menyampaikan harapan besar warga agar perbaikan jalan segera terealisasi mengingat pentingnya akses tersebut bagi urusan ekonomi dan pendidikan.
“Mobil tidak bisa jalan. Hasil kebun kita susah dibawa ke pasar. Sebagai warga Pakokko kami sangat menderita,”ungkapnya.
Pertemuan yang berlangsung dialogis ini turut dihadiri oleh Camat Tellulimpoe Algazali Farti dan Kepala Desa Tellulimpoe sebagai bentuk sinergi antara pemerintah tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten dalam mengawal pembangunan di Sinjai.

