WATAMPONE, BKM–Anansyah alias Nanang (32), pria yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait kasus penggelapan mobil harus mengakhiri hidupnya dengan tragis, Kamis (6/8) malam. Anansyah tewas di Sungai Salo Sitoppoe, Kelurahan Mesumpu Kabupaten Bone dengan kondisi pelipis dan dahi terluka parah. Bukan hanya itu, kepala bagian belakang juga berlubang.
Informasi yang dihimpun BKM menyebutkan, Anansyah alias Nanang disergap polisi Kamis malam. Namun, tersangka berhasil lolos. Aparat Polres Bone pun terus mengejar Nanang hingga ke bibir Sungai Salo Sitoppoe, Jalan Sambaloge.
Namun dalam pengejaran itu, Nanang berhasil diamankan polisi tapi sudah dalam kondisi kritis. Sekitar pukul 22.30 Wita, Nanang dilarikan ke RSUD Tenriawaru untuk mendapat pertolongan medis.
Pihak rumah sakit tidak bisa berbuat banyak dan akhirnya tersangka meninggal dunia, Jumat (7/8) dinihari.
Syarifuddin (80) dan Hamsiah (65), orangtua Nanang mengklaim kalau anaknya diduga kuat meninggal karena ditembak polisi. Pria pensiunan Makorem 141 Toddopuli Bone ini yakin setelah melihat luka di tubuh anaknya.
“Kalau saya melihat lukanya, saya sangat yakin kalau anak saya Anansyah tewas tertembak. Luka pada bagian alis tembus ke belakang, sehingga kepala bagian belakang lobang dan hancur,” ungkap Syarifuddin.
Menurut informasi, Nanang jadi DPO terkait kasus utang piutang pembelian kendaraan roda empat. Korban meninggalkan satu orang istri dan dua orang anak. Dari keterangan keluarganya, Nanang sudah lama tidak terlihat. Dia dikabarkan bermukim di Batua, Kota Makassar.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Bone AKP A Asdar dalam keterangan persnya membenarkan kalau korban adalah DPO kasus penggelapan mobil. Soal luka yang diderita Nanang, Asdar berkilah bukan karena ditembak melainkan yang bersangkutan jatuh dan terbentur tembok .
”Nomor DPO nya : DPO / 20 / VIII / 2015 / Reskrim, tgl 4 agustus 2015”. Menurut Asdar, saat dikejar polisi, Nanang melarikan diri. Polisi melepaskan tiga kali tembakan peringatan namun tersangka tetap lari dan melompat ke dalam sungai. Tapi saat lompat, kepalanya terbentur di dinding tanggul sungai. Dia tetap berusaha memanjat tanggul, namun tiba di atas dia terjatuh lagi di pinggir sungai. Adapun luka korban pada dahi dan bagian belakang, itu akibat benturan di tanggul. (amr/cha/b)
Dikejar Polisi, DPO Penggelapan Tewas
×

