PAREPARE, BKM — Awan kelabu menyeliputi Kelurahan Labukkang Kecamatan Ujung Kota Parepare. Nominator Polisi Temanta Aiptu Yusrin Mangiri telah tiada.
Almarhum, Yusrin meninggal, Senin (8/8) sekitar pukul 04.40 wita dini hari, di kediamanya, Jalan BTN Sao Lapadde. Padahal malam harinya almarhum
sempat ke rumah duka Eko salah seorang anggota lantas yang meninggal dunia.
Prosesi pemakaman dilakukan secara militer, Senin, (8/8) dipimpin Kapolres Parepare, AKBP Pria Budi. Almarhum diberangkatkan naik jalur darat menuju Bombana Sulawesi Tenggara untuk dikebumikan.
Semasa hidupnya almarhum adalah Bhabinkamtibmas Kelurahan Labukkang dan menjadi salah satu nominator Bhabinkamtibmas dalam kegiatan program Polisi Temanta di era AKBP Alan Gerrit Abast, Dia juara ke empat yang diberi penghargaan langsung oleh Kapolres Parepare dan Harian Berita Kota Maklassar.
Almarhum merupakan Polisi yang santun dan sopan serta loyalitas terhadap atasannya. Dia juga menjabat Kanit Polsek Ujung Polres Kota Parepare dan ikut membantu mensosialisasikan program Polisi Temanta.
Penghargaan diberikan oleh Harian Berita Kota Makassar atas kesuksesan kegiatan ini, itu cukup dirasakan. Karena tujuan dalam program ini tak lain adalah bagaimana masyarakat menjadi polisi bagi dirinya sendiri demi menjaga kamtibmas di wilayahnya masing-masing.
”Program ini tidak ada duanya di Indonesia, program cerdas inilah membawah masyarakat bisa menyatu dengan polisi dalam menjaga kamtibmas,”tutur almrahum semada hidupnya.
“Kami berharap program ini tetap berkelanjutan karena itu keinginan masyarakat lagi, dan program Polisi Temanta bisa dilaksanakan dengan kasus lain seperti masalah narkoba,” tambahnya kala itu.
Almarhum juga dikenal seorang pekerja keras, dan setiap ada tugas diembangya tetap bertanggungjawab, itu berkat atas dukungan dari Kapolsek Ujung, Kompol Aris Arifin. Sehingga Polsek Ujung bisa dua masuk lima besar dalam finalis kawasan terbaik polisi temanta, yakni Kawasan Labukkang dan Lapadde. (smr/C)
Nominator Polisi Temanta Wafat
×

