BARRU, BKM — Sekitar 60-an mahasiswa asal Barru yang tergabung dalam organisasi Gabungan Pelajar Pemuda Mahasiswa Barru (Gappembar), Senin (8/8) menyegel ruang rapat Gedung DPRD Barru. Para mahasiswa menolak pembelian mobil dinas bagi 22 anggota dewan yang dinilai menguras keuangan daerah melalui APBD-P 2016 Rp 4,4 milyar. Gappembar menilai pengadaan mobil merupakan tindakan berlebihan.
Ketua Gappembar Muhammad Iqbal kepada BKM usai menggelar aksi demo di kawasan tugu, Kantor dewan dan Pemkab, menyatakan demo ini merupakan protes atas pembelian mobil yang dinilai sikap pemborosan. “Langkah pengadaan 22 mobil dewan, justru menyakiti hati rakyat Barru,” kata Iqbal. Pembelian mobil Rush yang terlalu fantastis dengan miliaran itu sebagai tindakan berlebihan dan bukan bentuk keberpihakan kepada rakyat. Kenapa bukan mobil komisi saja yang dibelikan, supaya lebih menghemat APBD. Anggaran sebesar itu, jauh lebih baik kalau dipergunakan untuk pembangunan, peningkatan SDM dan kesejahteraan masyarakat Barru.
Dua kantor yang kami datangi yakni DPRD dan Pemkab, kata Iqbal tapi tak satu pun dari kedua pihak ini yang mau menerima mahasiswa Gappembar. “Begitu pula saat kita ke Bagian Umum. Tidak satu pun pejabat Pemkab yang menerima kami,” bebernya (udi/C).
Gappembar Segel Kantor Dewan
×

