MAKASSAR, BKM– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Makassar menyoroti tingginya harga tarif parkir yang ada di beberapa rumah sakit (RS) swasta di Makassar yang membuat resah pengunjung dan keluarga pasien.
Ketua Fraksi Demokrat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar, Abdi Asmara bahkan menilai tarif parkir yang tinggi hanya merugikan pengunjung dan keluarga pasien rawat inap.
Diketahui beberapa RS swasta dengan tarif parkir yang begitu mahal yakni, RS Grestelina, RS Siloam, dan RS Awal Bros, RS Wahidin Sudirohusodo serta beberapa RS swasta lainnya. Mereka rata-rata menerapkan sistem sun parking.
“Persoalan ini harus dibicarakan, pemerintah harus memanggil pihak RS yang bersangkutan untuk dibicara kan kembali sistem perparkiran yang dikelola pihak ketiga,” ungkapnya di Gedung DPRD kota Makassar, Rabu (10/8).
Anggota Komisi A tersebut menjelaskan, tarif parkir di sejumlah RS swasta mestinya mengatur besaran maksimal yang harus dibayar pengunjung agar tidak terlalu memberatkan.
“Jadi misalnya untuk satu jam pertama Rp5.000, batas maksimalnya Rp50 ribu untuk pengunjung yang dirawat nginap di RS,” katanya.
Sementara itu, anggota Komisi B Bidang Ekonomi dan Pendapatan Daerah DPRD Makassar, Basdir juga mengungkapkan pihaknya akan segera memanggil pengelola RS swasta yang memberlakukan besaran tarif parkir hingga ratusan ribu rupiah bagi pengunjung.
“Rencananya memang kita akan memanggil mereka untuk rapat dengar pendapat. Apalagu selama ini belum ada satupun yang menyetorkan pajaknya,” ujarnya.
Selama ini kata Basdir, yang membuat tarif parkir rumah sakit begitu mahal, karena belum ada regulasi yang mengatur soal besaran parkir yang dikelola pihak swasta terkait mekanisme dan besarannya. Hal mendasar inilah yang menyebabkan sampai saat ini rumah sakit swasta kurang menyetorkan pajaknya.(ita/war)
Dewan Sorot Parkir RS Swasta
×

