MAMUJU, BKM — Bakal calon gubernur Sulawesi Barat (Sulbar0), Suhardi Duka (SDK), tampaknya perlu bekerja ekstra dan harus intens melakukan konsolidasi politik untuk meraih suara sebanyak-banyaknya di kabupaten Polewali Mandar (Polman). Pasalnya, kabupaten pemilih suara terbanyak di Sulbar itu merupakan ‘kandang’ dan basis bakal calon gubernur Sulbar usungan Partai Gerindra, Ali Baal Masdar (ABM).
Selain itu, ABM pernah menjabat sebagai bupati Polman dua periode. Dan kini, adik kandung ABM, Andi Ibrahim Masdar (AIM) menjabat sebagai bupati Polman. Hal ini dipastikan menjadi tantangan berat bagi mantan bupati Mamuju dua periode untuk untuk membasis di Polman.
Merespon hal itu, SDK mengaku punya keahlian berpolitik yang mungkin saja tak dimiliki kandidat lain. Ketua DPD Partai Demokrat Sulbar itu mengaku memiliki kemampuan mencuri suara meski di wilayah basis lawan. ”Kami selaku calon gubernur Sulbar dalam konteks Pemilukada Sulbar, kami juga harus ada target kemenangan. Maka kami utamakan untuk terus membangun komunikasi pada semua relasi tim kami serta ke masyarakat pemilih. Itulah peran yang kami lakukan dalam konteks politik ini,” paparnya.
SDK menegaskan, dirinya maju dalam Pilgub Sulbar tentunya untuk menang. ”Polman sebagai basis lawan akan saya masuki. Saya punya keahlian mencuri suara di kandang lawan. Kami (SDK-Kalma) optimis akan menang dalam pertarungan. Kalau tak yakin menang saya pasti tak maju. Kalau saya maju, berarti saya menang,” ujar SDK. (ala/mir/c)
SDK Intens Bangun Komunikasi
×

