MAKASSAR, BKM–Partai Amanat Nasional (PAN) akan menjadi salah satu partai penentu apakah pasangan calon bupati Burhanuddin Baharuddin-HM Natsir Ibrahim (Bur-Nojeng) merupakan pasangan calon tunggal yang akan bertarung di Pemilihan Bupati (Pilbup) Takalar 15 Februari 2017 mendatang.
Bila dukungan PAN akhirnya jatuh ketangan pasangan Bur-Nojeng, maka calon usungan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Syamsari Kitta dipastikan tak akan maju, sebab dukungan parpol tidak cukup.
Sesuai ketentuan untuk bertarung di Pilbup Takalar setiap pasangan calon harus mendapatkan dukungan menimal enam kursi. Sementara PKS hanya mengontrol empat kursi di parlemen.
Seperti diketahui satu demi satu partai politik telah mengarahkan dukungannya ke pasangan Bur-Nojeng seperti Golkar, Demokrat, PBB, PKB, Hanura dan PPP. Sementara Nasdem, PDIP dan Gerindra dan PKPI tinggal menunggu waktu sebelum dan peluang dukungannya juga mengarah ke pasangan petahana.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai PAN Sulsel Ashabul Kahfi mengaku masih menunggu kesiapan dari anggota DPR RI Indira Chunda Thita Syahrul untuk maju bersama Syamsari di Takalar. “Kalau Ibu Thita tak jadi maju, maka tentu dukungan PAN akan mengarah kepasangan petahana,”ujar Kahfi, Jumat (2/9).
Menurut Kahfi yang juga Wakil Ketua DPRD Sulsel ini, dukungan PAN tentu akan memilih pasangan yang paling berpotensi untuk menang. “Pak Bur (Burhanuddin) masih sangat kuat. Namun kalau Ibu Thita tak maju, maka PAN siap ke Pak Bur,”ujar Kahfi.
Pilihan ke Bur-Nojeng, menurut Kahfi lantaran Syamsari Kitta tak jelas pasangannya. “Kemarin sempat Ahmad Dg Se’re komunikasi, tapi belakangan terputus lagi, jadi tak jelas,”jelasnya.
PAN Penentu Bur-Nojeng Calon Tunggal
×

