GOWA, BKM — Pengumuman mutasi sekaligus pelantikan 421 pejabat baru lingkup pendidikan Kabupaten Gowa yang berlangsung di kantor Bupati Gowa, Jumat (9/9) siang diwarnai insiden.
Disela-sela pembacaan nama-nama kepala sekolah (kepsek) yang dimutasi, salah seorang kepsek asal Kecamatan Parangloe bernamaHj Rabaiyya, Kepsek SMPN 3 Satap Parangloe ambruk di tengah himpitan para kepsek lainnya.
Rabaiyya kemudian digotong sejumlah kepsek lainnya keluar dari ruangan yang dipadati ratusan kepsek tersebut.
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mulai melakukan perombakan besar-besaran pada lingkup pendidikan di wilayahnya. Sebanyak 421 orang digeser. Bahkan ratusan diantaranya turun job menjadi guru biasa. Ke-421 itu masing-masing meliputi Kepala SD 374 orang, Kepala SMP 17 orang, Kepala SMA 14 orang, 8 orang Kepala UPTD dan 8 orang Pengawas.
Pelantikan para insan pendidikan lingkup Pemkab Gowa ini disaksikan Plt Kadis Pendidikan Olahraga Pemuda (Dikorda) Gowa, H Abd Rauf Malaganni serta jajaran pimpinan SKPD lingkup Pemkab Gowa.
“Para kepsek maupun kepala UPTD dan Pengawas agar dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan penuh tanggungjawab,” imbuh Adnan yang baru saja dilantik sebagai Sombayya ri Gowa itu.
Mereka yang dilantik sebagian besar hanya dikukuhkan setelah yang bersangkutan telah ditunjuk sebagai pelaksana tugas. Ada juga di antaranya yang memang diangkat baru.
Dari 18 UPTD Dikorda Gowa, ada delapan kepala UPTD yang dikukuhkan danbadabjuga yang non job yakni Amran Azis sebagai Kepala UPTD Tinggimoncong, H Hasbulah sebagai Kepala UPTD Bontolempangan, Muh Amir Kepala UPTD Bajeng, Machsus sebagai Kepala UPTD Bajeng Barat, Samir sebagai Kepala UPTD Pattalassang, Yarisi sebagai Kepala UPTD Somba Opu, Abd Salam Kepala UPTD Tompobulu dan Hasbullah mantan Kepala UPTD Tinggimoncong diperbantukan di Dikorda Kabupaten Gowa. (*)
Kepsek Pingsan Saat Pengumuan Mutasi
×

