BANTAENG, BKM — Kekeringan berkepanjangan yang melanda sebagian besar wilayah Indonesia, berdampak kepada ketersediaan pangan di masing-masing daerah. Tapi tidak demikian halnya di Bantaeng.
Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan (BKPPP) Rita Pasha, Sabtu (22/8) mengatakan, stok beras di Bulog cukup untuk dikonsumsi oleh 180 ribu jiwa selama 5 bulan ke depan.
Stok tersebut, kata dia, belum termasuk hasil panen saat ini dan beras yang tersedia di pengusaha dan petani. “Stok yang di Bulog belum termasuk hasil panen musim ini. Juga tidak termasuk beras yang ada di petani dan pedagang,” katanya.
Diungkapkan Rita, stok beras yang tersedia di Bulog saat ini sebanyak 1.630,130 ton. Semantara yang ada di pedagang dan petani 4.884 ton.
Keyakinan Rita bahwa Bantaeng tidak akan kekurangan beras, diperkuat dengan datangnya musim panen beberapa hari ke depan.
Bukti lain dari kecukupan ini, lanjut Rita, pemkab mengirim beras sebanyak 466,740 ton ke Ternate. “Saya yakin kita tidak akan kekurangan beras. Bahkan kita mengirim beras ke Ternate”, ucapnya.
Ditanya mengenai sejumlah petani di Pa’jukukang mengalami gagal panen, Rita mengatakan bahwa bentangan areal sawah di wilayah tersebut merupakan tadah hujan. “Penyebab matinya padi di Pa’jukukang adalah kemarau panjang. Sebab sawah disana merupakan tadah hujan, bukan irigasi,” jelasnya.
Mengutip penjelasan Bupati, Rita menuturkan, tidak ada padi yang terserang puso di Bantaeng. Dia meminta agar masyarakat dapat membedakan peristilahan padi yang mati di sawah tadah hujan dengan sawah irigasi.
Hal senada diungkapkan Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah di sela-sela sambutannya pada rapat paripurna DPRD dengan agenda penandantanganan nota kesepakatan KUA PPAS. “Kalau ada yang kekeringan, itu menyalahi pola tanam,” ujarnya.
Dikatakan Rita, Pemkab Bantaeng telah melakukan upaya mencegah krisis pangan. Baik melalui penyuluhan oleh PPL, tudang sipulung, maupun pertemuan koordinasi sistem ketahanan pangan dan gizi (SKPG) setiap 6 bulan. Langkah tersebut, tambah Rita, sejalan dengan program kedaulatan pangan yang dicanangkan pemerintah. (wam/rus/b)
Kemarau, Bantaeng Kirim Beras ke Ternate
×

