MAKASSAR, BKM — Tujuh komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulsel sudah terpilih melalui seleksi yang cukup ketat.
Tujuh nama itu diantaranya Riswansyah Muchsin, Herwanita, Muhammad Hasrul Hasan, Waspada Santing, Andi Muhammad Irawan, Arie Andyka, dan Mattewwakang.
Jika ada diantaranya ketujuh komisioner itu nantinya tidak mampu melaksanakan tugasnya, masih ada beberapa nama cadangan yang disiapkan. Diantaranya
Akbar Abu Thalib, Bastian Jabir Pattara, Fauziah Erwin, Ishadi Ishak, Muhammad Idris, Rubianty dan Sahman Ahmad Tambolong.
Saat ini, komisioner KPID tersebut belum bisa melaksanakan tugas dan fungsi sebagaimana mestinya. Padahal, mereka seharusnya sudah bertugas pada 17 Februari 2017 lalu, menggantikan komisioner KPID Sulsel sebelumnya yang sudah mengakhiri masa jabatannya.
Hingga saat ini, belum ada kejelasan yang diperoleh kapan para pengawal penyiaran itu akan dilantik.
Ketika persoalan tersebut dikonfirmasikan kepada salah seorang komisioner KPID terpilih, Mattewakkang, hingga saat ini, pihaknya belum memperoleh informasi terkait pelantikan itu. Diapun tahu jika sebenarnya komisioner KPID yang lalu sudah mengakhiri masa jabatannya Februari ini.
Mattewakkang enggan memberi penjelasan lebih jauh alasan keterlambatan tersebut karena dia mengaku tidak tahu. Namun dia menyatakan sudah siap kapan saja jika memang jadwal pelantikannya sudah jelas.
“Saya belum dengar-dengar (jadwal pelantikan). Kami tinggal tunggu pelantikan. Setahu saya komisioner yang lama sudah berakhir masa tugasnya Februari ini, ” kata Mattewakkan kepada BKM, Selasa (21/2).
Sementara itu, Ketua Komisioner KPID yang saat ini masih bekerja, Alem Febri Sonni mengatakan hingga saat ini, komisioner lama masih bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing. Itu akan dilakukan hingga pelantikan komisioner baru dilaksanakan.
Namun dia menegaskan, saat ini, pihaknya tidak lagi menyelesaikan persoalan kebijakan atau persoalan strategis. Jika ada sesuatu yang dianggap butuh penyelesaian serius, itu diserahkan ke KPI Pusat. Jadi, posisinya tinggal menjalankan pengawasan penyiaran daerah.
“Kami tetap melaksanakan tugas dan tanggung jawab. Walaupun sebenarnya secara teknis masa kerja kami sudah berakhir 17 Februari lalu, ” ungkap Alem.
Dia mengaku, sejauh ini, belum mendengar informasi kapan komisioner baru akan dilantik. Namun, dia menduga jadwal tersebut sementara disusun untuk dicocokkan dengan jadwal Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo.
“Kami belum tahu persis kapan pelantikan akan dilaksanakan. Kita tunggu jadwal yang ditetapkan, ” kata Alem.
Ketika hal itu dikonfirmasikan ke Sekretaris Provinsi Sulsel, Abdul Latief, BKM tidak bisa menemuinya. Menurut salah seorang stafnya, Pak Sekprov tidak bisa diganggu karena sementara istirahat (tidur). Ketika ditanya kira-kira berapa lama beliau istirahat, dijawab sekitar satu jam atau sampai Sekprov membunyikan bel.
“Maaf Pak Sekda tidak bisa diganggu karena lagi istirahat. Itu juga dua tamunya terpaksa menunggu dulu, ” pungkasnya. (rhm)
Pelantikan KPID Sulsel Belum Jelas
×

