pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Pemprov Sulit Realisasikan 500 Ribu Lapangan Kerja

MAKASSAR, BKM — Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2008-2013, salah satu agenda penting yang ingin diwujudkan Pemerintah Provinsi Sulsel adalah membuka 500 ribu lapangan kerja baru.
Namun, sepertinya program tersebut tak bisa direalisasikan. Pasalnya, Pemprov tidak memiliki kewenangan untuk membuka lapangan kerja baru.
Menurut Kepala Sub Bagian Program Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulsel, Andi Yetty, awalnya, pemahaman membuka lapangan kerja sama dengan menyerap tenaga kerja. Namun ternyata kedua statemen itu berbeda.
Menurut Andi Yetty, pihaknya hanya bisa memfasilitasi dan mempertemukan pencari kerja dan perusahaan.
“Artinya, kami hanya bisa memfasilitasi,” katanya, Jumat (24/2).
Berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulsel, jumlah penyerapan tenaga kerja mencapai 362.763 orang. Sementara, jumlah yang ditargetkan 500 ribu orang hingga 2018.
Artinya, Pemprov Sulsel harus mewujudkan 137.237 tenaga kerja baru lagi hingga tahun depan. Mesti bekerja ekstra untuk mencapai targetnya.
Apalagi, tiga tahun terakhir, penyerapan tenaga kerja baru tidak konsisten. 2014, sebanyak 114.960 orang. Kemudian, 2015 sebanyak 127.677 orang. Terakhir, 2016 sebanyak 120.126 orang.
Sekretaris Disnakertrans, Andi Ashari, mengaku masih optimis dapat mencapainya. Setiap tahun, pihaknya menargetkan 100 ribu penyerapan tenaga kerja.
“Tahun ini akan kita capai,” kata dia.
Upaya yang dilakukan, lanjut dia, melalui pelatihan-pelatihan ketanagakerjaan dan kewirausahaan. Ashari mengatakan, program itu rutin dijalankan setiap tahun. “Kita ingin menumbuhkan jiwa kewirausahaan masyarakat serta meningkatkan produktivitasnya,” ungkapnya. (rhm)



×


Pemprov Sulit Realisasikan 500 Ribu Lapangan Kerja

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar