MAKASSAR, BKM–Program Studi Pengembangan Wiayah dan Kota Fakultas Teknik UNHAS dan Himpunan Mahasiswa PWK Periode 2016-2017 UNHAS (HMPWK FT-UH), sukses menggelar kegiatan berskala nasional yakni #URBANCARE2017.
ketua Prodi Program Studi Pengembangan Wiayah dan Kota Fakultas Teknik UNHAS, Dr Ir. Hj Mimi Arifin mengakubangga terhadap anak didiknya, meskipun himpunan mereka baru dibentuk selama setahun. ” Ciri khas anak muda teknik memang tidak mudah menyerah, bukan zamannya lagi bakar bakar ban apalagi sampai tawuran, ” ungkap.
Mimi menambahkan, Himpunan Mahasiswa HMPWK FT-UH merupakan sebuah lembaga kemahasiswaan tingkat Prodi yang mewadahi mahasiswa PWK Unhas dalam mengaplikasikan Tri Darma Perguruan Tinggi, serta menstimulun agar menjadi agen of change, social control dan Iron Stock. Sementara itu, Ketua HMPWK FT-UH Periode I (2016-2017) Ade Darmadi menambahkan, kegiatan ini merupakan program kerja terbesar dari di visi keilmuan.”Insya Allah akan menjadi acara tahunan yang akan diteruskan adik-adik kami di periode berikutnya,” ungkapnya.
Ade menjelaskan, URBAN CARE 2017 yang berlangsung selama satu minggu ini mengangkat tema “Make the Biggest Idea for Our City” dimana mereka mengajak semua kalangan untuk peduli dan memberi sumbangsih ide besar terhadap pembangunan kota, khususnya Kota Makassar. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan, mengedukasi, dan mengajak masyarakat untuk lebih terlibat dalam penataan kota serta peduli terhadap lingkungan terutama dalam upaya penerapan konsep smart dan sombere city di Kota Makassar.
Lebih jauh, Ketua Panitia Muttazaky Muhammad mengatakan, sasaran dari kegiatan ini tidak hanya mahasiswa perencana di seluruh Indonesia tapi juga akademisi lain, praktisi, instansi pemerintah dan juga masyarakat umum. “Kegiatan besar tersebut kami bagi ke dalam lima sub event yang berlangsung selama satu minggu, yaitu PlanoCONTEST, PlanoCARE, PlanoLECTURE, PlanoGRAPHY, dan ditutup dengan Gala Dinner Malam Penutupan. Kata plano itu sendiri diambil dari istilah bidang ilmu kami yakni planology yang artinya ilmu perencanaan kota, ” jelasnya.
PlanoCONTEST merupakan sebuah kompetisi/lomba tingkat nasional tentang perencanaan dan penataan kota yang terbagi dalam empat item lomba yakni lomba Call For Paper (kategori Mahasiswa), lomba Essay (ketegori SMA/Sederajat), lomba Foto Kota (kategori Umum), dan lomba Sketsa Kota (kategori Mahasiswa). Lomba ini dibuka secara pendaftaran online selama 3 bulan mulai dari Desember 2016 – Februari 2017 lalu.
Adapun lima karya terbaik tersebut berasal dari lima PT, yakni Universitas Islam Negeri Alaudin Makassar, Institut Teknologi Sepuluh November, Universitas Sebelas Maret Surakarta, Universitas Hasanuddin dan Universitas Diponegoro.
Kemudian PlanoCARE, telah diselenggarakan pada 19 Februari di Pantai Losari, dengan mengangkat tema “Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional”, dimana dalam kegiatan ini panitia mengkampanyekan dan mengajak seluruh lapisan masyarakat pengunjung pantai untuk peduli terhadap lingkungan mulai dari hal-hal kecil dan sederhana, seperti membuang sampah pada tempatnya.
Setelah itu, rangkaian URBAN CARE 2017 ditutup dengan malam ramah tamah serta pentas seni yang akan dilaksanakan pada 25 Februari 2017 sekaligus menjadi closing ceremony URBANCARE2017. (rls)
HMPWK FT-UH Sukses Gelar UrbanCare 2017
×

