LUTIM, BKM — Sebanyak 66 orang pemuda mengikuti pendidikan dan pelatihan tenaga kerja (Diklatnaker) di bidang pengelasan dan otomotif. Program ini bekerjasama Dinas Transmigrasi Tenaga Kerja dan Perindustrian dengan Kampus Akademi Teknik Sorowako (ATS), Senin (27/2) kemarin.
Sekkab Luwu TImur, Bahri Suli mengatakan, Pemkab memberikan kesempatan pelatihan keterampilan kerja bagi para pemuda. Soalnya, dunia kerja saat ini penuh dengan persaingan.
“Mereka yang diutamakan masuk didunia kerja adalah mereka yang punya bekal dan keterampilan. Makanya, salah satunya upaya yang dilakukan Pemerintah adalah dengan memberikan kesempatan pelatihan keterampilan kerja bagi para pemuda,” ujarnya.
Menurutnya, ketersediaan tenaga kerja yang ada saat ini, dari sisi kualitas, skill dan keterampilan dinilainya masih sangat terbatas. Sementara, lapangan kerja yang ada selalu mengutamakan bagi mereka yang memiliki kompetensi.
“Pemerintah berupaya memberikan bekal keterampilan kerja kepada masyarakat agar mampu bersaing dalam meraih peluang kerja yang ada atau bahkan mampu membuka lapangan kerja,” ungkap Bahri.
Ketua Yayasan ATS, Pandu Puruhanan mengatakan, pelatihan tenaga kerja ini adalah salah satu bentuk dukungan kampus ATS untuk memberdayakan masyarakat melalui kemitraan bersama antara Pemkab Luwu Timur.
Program kemitaraan ini, telah berjalan sejak tahun 2008 silam. Sebanyak 460 orang alumi telah mengikuti pelatihan ini yang digagas oleh Pemkab bekerjasama yayasan ATS Soroako.
Kabid Ketenagakerjaan, Arifin mengatakan, pelatihan keterampilan kerja yang ingin dicapai adalah memberikan keterampilan kerja yang sesuai kebutuhan dunia usaha yang ada di Indonesia khususnya di Luwu Timur untuk mendukung visi misi menuju Luwu Timur Terkemuka 2021.
“Peserta sebanyak 66 orang terbagi atas 2 gelombang masing masing gelombang sebanyak 33 orang yang direkrut dari 11 Kecamatan diwilayah Kabupaten Luwu Timur yang berlangsung selama 12 minggu tiap gelombang,” ungkapnya. (alp/C)
66 Pemuda Ikuti Diklatnaker
×

