MAMASA, BKM — Bupati Mamasa, H Ramlan Badawi, menjamin semua calon kepala desa (Cakades) berbadan sehat dan bebas dari Narkoba. Para Cakades ini akan bertarung dalam pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak tahun 2017 ini.
Jaminan ini diberikan Bupati Ramlan karena salah satu persyaratan yang harus dipenuhi Cakades dalam ikut Pilkades adalah diharuskan melampirkan surat keterangan berbadan sehat dari dokter. Ini menunjukkan kalau Cakades yang akan berkompetisi pada Pilkades serentak tidak dalam kondisi sakit atau berbadan sehat.
Meski tidak disebut di dalam persyaratan pencalonan kepala desa, namun menurut Kasat Narkoba Polres Mamasa, AKP Yan Kasmaryanto, mengatakan, untuk meminimalisir penyalahgunaan Narkoba, maka dianggap perlu ada tes bebas Narkoba yang dilakukan dengan cara test urine. Namun kenyataannya, tes kesehatan yang dilakukan Cakades hanya berupa test kesehatan. Bukan tes bebas Narkoba.
Kabupaten Mamasa memiliki 17 kecamatan dan 168 desa, sementara desa yang akan ikut pada pemelihan serentak yang akan dilaksanakan pada 20 April 2017 sejumlah 90 desa. Jika dikalkulasi, dari 90 desa yang ikut sementara jika dirata-ratakan lima cakades dari tiap desa dikalikan 90 desa maka berpotensi mencapai angka 450 Cakades yang ikut berkompetisi pada Pilkades serentak nanti.
Sementara Bupati Mamasa, H Ramlan Badawi, mengatakan, dirinya menjamin semua Cakades yang akan ikut pertarungan di Pilkades serentak, bebas dari penyalahgunaan Narkoba.
”Insya Allah, kita jamin bahwa semua yang masuk calon kepala desa bebas dari Narkoba. Nantinya mereka akan diseleksi dan dites, antara lain tes wawancara dan juga pada saatnya akan dilakukan tes urine,” sebut bupati saat dikonfirmasi BKM di ruang kerjanya, Rabu (1/3).
Sedangkan menurut Kepala Puskesmas Mamasa, Yusuf Pualillin, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (2/3), menerangkan, tes kesehatan yang dilakukan Cakades hanya merupakan tes kesehatan berbadan sehat. Bukan tes bebas narkoba.
”Selama ini, tidak ada dilakukan tes narkoba atau tes urine. Yang ada tes kesehatan yang biasanya dilakukan bagi pelamar pekerjaan,” katanya.
Lanjut Yusuf mengatakan, sebaiknya memang dilakukan tes urine untuk meminimalisir penyalahgunaan Narkoba. Tapi karena biayanya mahal, maka mungkin hal itu yang menjadi alasan sehingga tidak dilakukan tes urine,” ungkapnya. (dar/mir/c)
Bupati Jamin Sumua Cakades Bebas Narkoba
×

