PASANGKAYU, BKM — Dua pemuda asal Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah, akhirnya diamankan polisi. Keduanya terjaring saat polisi sedang menggelar operasi simpatik di depan Polsek Baras, Kecamatan Baras, Kabupaten Mamuju Utara (Matra), Provinsi Sulbar.
Sebelum diamankan, kedua sempat menunjukkan gelagat yang mencurigakan. Saat diperiksa petugas, salah seorang di antaranya tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP). Tapi seorangnya lagi justru memiliki dua KTP atau KTP ganda.
Kedua pria ini mengaku berangkat dari Kabupaten Mamasa hendak menuju Poso (Sulteng). Namun tepat di depan Polsek Baras, keduanya terjaring operasi Simpatik yang digelar personel gabungan Brimob dan anggota Polres Matra.
Saat diperiksa, salah seorang dari kedua orang ini mengaku sebagai anggota TNI. Polisi yang curiga dengan gerak gerik keduanya, langsung melakukan penggeledahan. Namun saat digeledah, salah seorang dari mereka sempat membuang KTP ke dalam sumur. Sementara yang satunya tak mempunyai KTP.
Karena gerak gerik keduanya mencurigakan, kedua pria ini pun digelandang ke kantor Polsek Baras berikut barang bukti KTP, sebuah pisau lipat, handphone, dan beberapa barang bukti lainnya.
Karena mencurigakan dan diduga ada kaitan dengan jaringan Poso, kedua orang ini pun dikawal super ketat pihak Brimob dan anggota Polres Mamuju Utara bersenjata lengkap. Bahkan, wartawan yang hendak mengambil gambar sempat dilarang pihak kepolisian.
Sampai saat ini, belum ada keterangan lebih lanjut dari pihak Polres Matra terkait diamankannya kedua orang ini yang diduga terkait jaringan Poso. Namun melalui pesan singkat whatsapp, Waka Polres Matra, Kompol Mihardi M SIk, menyampaikan, karena tindakan keduanya mencurigakan makanya diamankan. (ala/mir/c)
Dua Orang Warga Poso Diamankan
×

