pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Staf Desa Buang Bayi Belakang Rumah Sekdes

BANTAENG, BKM — Ternyata bayi yang ditemukan di semak belukar di Borong Tarampang, belakang rumah Sekretaris Desa Bonto Bulaeng, Kamis (23/3), sekitar pukul 17.00 wita, adalah hasil hubungan gelap.
Didepan penyidik, NR (20), mengakui bahwa dialah pelaku pembuang bayi tersebut. Kata dia, dirinya mengira bahwa anak yang baru dilahirkan dari rahimnya itu sudah meninggal. “Saya buang karena saya kira sudah meninggal”, ujarnya Jumat (24/3).
NR menuturkan, bayi berjenis kelamin laki-laki itu adalah hasil hubungannya dengan seorang pria yang baru dikenal. Itupun, kata dia, kenalannya melalui HP.
NR yang sehari-hari bekerja sebagai staf Desa Bonto Bulaeng, menceritakan awal perkenalannya dengan pria yang menghamilinya. Kata dia, saat itu ada nomor asing menelpon ke ponselnya. Dia menekan tombol menerima telpon dan berbicara layaknya kebanyakan penerima telpon lainnya.
Rupanya NR tidak kenal dengan penelpon. Pria itu minta maaf karena salah sambung. Entah bagaimana, salah sambung nomor telpon ini membuat NR langsung terpikat.
Selanjutnya kedua insan yang baru saja kenal lewat telpon salah sambung, sepakat bertemu. Dan, terjadilah hubungan terlarang di antara keduanya, yang menyebabkan NR hamil.
Setelah perut NR kian membesar dan mendekati detik-detik melahirkan, ayah dari bayi yang dikandungnya tidak pernah lagi menemui dan menelponnya.
Ironisnya lagi, NR tidak tahu asal daerah dan tempat tinggal pria yang telah merenggut kegadisannya. Kini, NR mendekam di Rutan Mapolres Bantaeng.
Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Bantaeng, Bripka Roslina, menyebut bahwa NR diduga melanggar pasal 305 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara. (wam/C)



×


Staf Desa Buang Bayi Belakang Rumah Sekdes

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar