pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Ingkar Janji, Proyek Pembangkit Diboikot

SIDRAP, BKM — Seratusan warga Desa Mattirotasi, Kecamatan Watang Pulu, Sidrap, melakukan aksi protes ke PT UPC Bayu Energi, Rabu, (29/3).

Warga protes dengan cara memboikot jalan akses masuk ke lokasi perusahaan di Kampung Dusun Pabbaresseng.
Aksi warga ini dilakukan mulai pukul 06.00 wita dengan alasan para karyawan dilarang masuk ke lokasi perusahaan.
Warga menuding pihak perusahaan, dalam hal ini PT UPC Bayu Energi telah ingkar janji dengan tidak mempekerjakan warga sekitar, melainkan puluhan orang karyawan yang direkrut itu berasal dari luar Desa setempat.
“Kami datang menuntut pihak perusahan untuk menepati janjinya. Kok rata-rata karyawannya adalah warga pendatang semua seperti dari Barru, Parepare dan Sidrap sendiri selain warga kita. Jangan cuma mau enaknya saja, setelah proyek jalan, kami diabaikan,” ujar Kepala Dusun III Kamirie, Abdul Azis, disela-sela aksi unjuk rasa.
Sebagai bentuk protes, warga yang dipimpin langsung Azis itu, nekat menghadang karyawan perusahaan dengan cara memblokade jalan. Warga juga membakar ban bekas di jalan menuju perusahaan, tepatnya di Perbatasan jalan Poros Parepare-Sidrap.
Sebagaimana janji PT UPC Bayu Energi, beber Azis, perusahaan itu sejatinya merekrut warga lokal minimal 30 orang, baik pria maupun wanita. Tapi faktanya, justru warga pendatanglah yang jumlahnya 30 orang yang dipekerjakan dilokasi perusahaan.
Hingga berita ini diturunkan sekitar pukul 15.30 Wita, lokasi masuk perusahaan pembangkit listrik tenaga bayu di Dusun Pabbaresseng, masih tertutup. Warga setempat masih enggan membuka akses lokasi sampai tuntutannya dipenuhi.
Sementara, Supervisor HR UPC Sidrap, Dedi Irawan, berjanji untuk mempertimbangkan tuntutan warga sekitar proyek itu. Pihak perusahaan kata Dedi, akan membahas permintaan warga itu.
“Kita akan sampaikan ketingkat pusat dan akan kita pertimbangkan,” tegasnya.
Project Land Manager PT UPC Sidrap Bayu Energi, Trisakti Kurniawan, juga menyatakan hal yang sama. Dia juga memberi sinyal akan menyerap warga sekitar sebagai karyawan.
“Proyek ini sudah jalan, ada beberapa bagian yang pastinya akan menyerap banyak tenaga kerja. Hanya ini masih menunggu tahapan bidang yang akan dipekerjakan bagi warga. Untuk kontraktor saja butuh sedikitnya 100 orang, makanya kami masih akan terus merekrut karyawan untuk memenuhi kebutuhan yang dimaksud,” janji Trisakti.
Sehubungan dengan banyaknya tenaga kerja yang akan diserap, pihak perusahaan, kata dia, akan menggelar job fair. Perusahaan akan menyeleksi siapa yang akan direkrut.
Seperti diketahui, proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga bayu ramah lingkungan itu, dikerjakan oleh perusahaan asal Amerika Serikat UPC Renewables.
Perusahaan PT UPC Sidrap Bayu Energi serta PT Binatek Energi Terbarukan sebagai lokal parnert, ikut berperan penting dalam proyek berkapasitas hingga 70-75 Megawatt (MW) itu. (ady/C)



×


Ingkar Janji, Proyek Pembangkit Diboikot

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar