LUWU, BKM — Akibat curah hujan yang cukup tinggi hingga menyebabkan banjir bandang dan meluapnya sungai Lekopini Kecamatan Bajo Barat menyebabkan jaringan pipa PDAM Luwu yang melintasi tepian sungai mengalami rusak berat.
Kerusakan pipa membuat PDAM mengalami hambatan dalam melakukan distribusi air bersih ke seluruh pelanggan.
Kondisi ini membuat masyarakat yang mengkonsumsi air bersih dari PDAM Belopa dan sekitarnya resah. Sebab kebutuhan air bersih masyarakat satu-satunya disuplai dari PDAM Luwu.
Direktur PDAM Luwu Sahruddin mengaku prihatin dengan kondisi rusaknya pipa PDAM akibat diterjang banjir.
“Pipa transmisi di Lekopini patah, sebagian hanyut terbawa air sungai,” ujar Sahrudin
Dia menyebut akibat patahnya pipa transmisi
menyebabkan dua intake PDAM Luwu yang selama ini menyuplai air baku ke pengolahan tidak berfungsi sehingga menyebabkan distribusi air bersih untuk kebutuhan pelanggan terganggu.
“Atas nama direksi PDAM Luwu, kami mohon maaf akibat patahnya jaringan distribusi PDAM di Sungai Lekopini. Kami sedang melakukan upaya perbaikan. Mohon pengertian dari pelanggan,” tandas Dirut PDAM Luwu Sahrudin, Jumat (31/3).
Sebelumnya musibah tanah longsor melanda kabupaten Luwu, lima desa di wilayah kecamatan Latimojong dan memporak-porandakan akses jalan ke kawasan tersebut. Material longsor akibat curah hujan yang tinggi melanda kabupaten Luwu tiga hari terakhir. (wan/C)

