ENREKANG,BKM–Kader Partai Berkarya Enrekang, H. Anton menilai gegara demokrasi yang salah selama ini di Kabupaten Enrekang, sehingga hanya mampu melahirkan satu pasang calon bupati yang akan berhadapan dengan kotak kosong pada pemilihan bupati pada 27 Juni 2018 tahun ini.
Hal ini sampaikan Anton pada acara uji publik penataan daerah Pemilihan (Dapil) dan alokasi kursi anggota DPRD untuk pemilu 2019 yang di lakukan oleh KPUD Enrekang, di Kotu, Kecamatan Anggeraja Enrekang, Rabu (7/2).
“Bicara demokrasi,tolong jangan kita main-main dengan demokrasi karena demokrasi selama ini yang salah di Enrekang sehingga terjadi kotak kosong,”kata Anton di depan puluhan pengurus partai politik dan para komisioner KPUD Enrekang.
Ia mengatakan,terjadinya kotok kosong di Bumi Massenrempulu bukan karena salah KPUD setempat, namun itu kesalahan para 30 anggota DPRD Enrekang yang duduk sekarang. (suherman karim)
Kader Partai Berkarya Sorot Paslon Lawan Kotak Kosong di Enrekang
×

