pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Kapolres Rapat Bersama Pekerja THM

MAMASA, BKM — Kapolres Mamasa, AKBP Hanny Andhika mengumpulkan sejumlah pekerja Tempat Hiburan Malam (THM) di aula Mapolres Mamasa, Kamis pekan lalu. Selain pekerja THM, Kapolres juga mengundang beberapa stakeholder di wilayah hukum (Wilkum) Polres Mamasa untuk melakukan rapat koordinasi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, yakni Kabag Ops Polres Mamasa Kompol Haidir, Kasat Intelkam Polres Mamasa. AKP Yulianus, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mamasa, Hajai S Tangga, Kepala Dinas Sosial Mamasa, Imanuel, dan Sugianto mewakili Kadis Pariwisata.
Dalam rapat koordinasi tersebut membahas tentang hotel, penginapan dan THM serta kerawanan Kamtibmas dan isu terkini. Dalam arahannya, Hanny Andhika memberikan beberapa poin penting yang selanjutnya menjadi agenda pihak Polres dan instansi terkait serta pelaku usaha untuk ditindaklanjuti. Poin penting yang dimaksud, antara lain menjaga kondisi Wilkum Mamasa khususnya kerawanan di tempat penginapan, hotel dan THM. Perlindungan hukum bagi karyawan dan antisipasi pencegahan kejahatan serta bahaya penyakit menular, penyalahgunaan obat terlarang (Narkoba), seks bebas, penjualan wanita di bawah umur serta penjualan minuman keras oplosan.
Seluruh owner, penanggungjawab dan para karyawan adalah mitra Polri yang merupakan mitra pemberi informasi kepada Polres Mamasa agar dapat mengantisipasi setiap gejala kerawanan Kamtibmas sebelum ada kejadian. Polres Mamasa akan melakukan pendataan dan penertiban bagi pelaku usaha yang tidak tertib dan melakukan pelanggaran.
Sementara menurut Kepala Dinas Kesehatan Mamasa, Hajai S Tangnga, pihaknya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Kapolres Mamasa yang memprakarsai adanya rapat koordinasi. Karena hal seperti ini belum pernah terlaksana di Mamasa terlebih untuk THM, hotel dan penginapan.
Pada kesempatan ini pula, pihak dinas kesehatan mensosialisasikan tentang penyakit-penyakit berbahaya, dan akan melakukan penyampaian pesan-pesan tentang penyebaran penyakit menular seperti HIV/AIDS, TBC.
Selain itu, ia juga menyampaikan, pemerintah telah menyediakan BPJS Kesehatan Mandiri untuk masyarakat. Rumah Sakit Banua Mamase dan Puskesmas Mamasa telah bekerja sama dengan BPJS.
Hal serupa disampaikan Kepala Dinas Sosial, Imanuel. Ia sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada pihak Kapolres Mamasa karena telah mengadakan rapat koordinasi bersama stakeholders, pemilik kafe, hotel dan penginapan serta THM.
”Kami sudah pernah merencanakan mengadakan acara seperti ini. Namun tidak pernah terwujud. Puji Tuhan, saat ini acara tersebut terselenggara dengan prakarsa bapak Kapolres Mamasa,” tuturnya.
Lanjut Imanuel menerangkan, adanya pengaduan masyarakat tentang salah satu kafe yg mengganggu ketenteraman masyarakat setempat. Dimana suara musik dan orang yang keluar dari kafe tersebut dalam keadaan mabuk, maka pihaknya akan dilakukan penertiban.
Selain itu, pihaknya juga telah melakukan pendataan dan menerima masukan dari masyarakat mengingat dinas sosial sangat berpengaruh untuk mengurus semua yang berkaitan dengan kehidupan sosial masyarakat Mamasa. Ia meminta agar pengelola THM, hotel dan penginapan untuk segera mengurus atau membuat BPJS agar kesehatan karyawannya dapat terjaga.
Sedangkan Kepala Bidang Pariwisata, Sugianto, mengatakan, Mamasa adalah destinasi wisata di Sulawesi Barat. Jadi ke depannya banyak pengunjung dari luar akan datang ke Mamasa. Sehingga sangat diharapkan bagi pengelola kafe dan hotel di Mamasa wajib menjaga dan memelihara warisan budaya, alam dan religi yang merupakan anugerah Tuhan Yang Maha Esa.
”Sekaitan hal ini, maka kami sampaikan untuk pengelola dan pegawai THM, hotel dan penginapan, kita harus menjaga budaya dan kepada para pegawai-pegawainya yang berasal dari luar Mamasa agar menjaga budaya-budaya di Mamasa,” paparnya.
Dalam rapat tersebut melahirkan beberapa poin kesepakatan, yakni para karyawan dan karyawati disarankan memiliki BPJS ketenagakerjaan guna mempermudah pengobatan. Disarankan juga kepada pemilik kafe agar karyawan dan karyawatinya diperiksakan di Puskesmas terdekat guna menghindari penyakit yang tidak diinginkan.
Bilamana ada pekerja THM berumur 17 tahun segera dlaporkan ke bidang sosial dan akan segera dibawa ke Makassar untuk diberikan kursus selama 9 bulan, yaitu kursus menjahit, kursus salon, serta kursus make up dan kecantikan.
Selain itu, juga akan dilakukan pendataan dan penertiban bagi pelaku usaha dan karyawan yang melakukan pelanggaran dan tidak mentaati aturan. Seluruh hotel dan penginapan serta tempat hiburan malam agar melaporkan setiap tamu dan pengunjung yang mencurigakan akan membuat kegaduhan di wilayah Mamasa. Seluruh stakeholders wajib menjalin sinergitas dan koordinasi yang baik di bawah koordinasi dari Kapolres Mamasa selaku pengemban fungsi Kamtibmas. (dar/mir/c)



×


Kapolres Rapat Bersama Pekerja THM

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar