PINRANG, BKM — Metode Traf Birrier Sistem (TBS) yang dikelolah secara berkelompok telah dikembangkan sebagai metode nonkimia untuk pengendalian tikus pada tanaman padi dilahan sawah irigasi, metode terbukti efektif dalam menurunkan tingkat kerusakan oleh di lahan sawah irigasi.
Di Desa Maritengngae dan Desa Polewali Kecamatan Suppa Dinas Pertanian dan Holtkultura Pinrang tengah menerapkan TBS dengan pemasangan plastik sebagai dinding antara irigasi dan sawah merupakan bantuan Dinas Ketahanan Pangan/Ketahanan Pangan Holtikultura Provinsi Sulsel.
Pemasangan dinding plastik sepanjang 1.000 meter dikerjakan secara gotong royong yang juga ikut bersama petani Sekretaris Dinas Pertanian dan Holtikultura Pinrang Andi Calo Kerrang, Kepala Bidang Penyuluhan dan Agribisnis Kamaruddin Yakub,SP,Msi yang juga Kordinator Buser Pertanian, Kasi Perlindungan Tanaman Syukur,Sp dan Operator Klinik Pertanian Muhlis,SP.
Kamaruddin Yakub menilai Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) yang umumnya mengganggu petani adalah tikus, pengadaan TBS di Desa Maritengngae dan Desa Polewali rentan dengan serangan tikus, maka Tim Buser pertanian 24 jam mengamati pergerakan tikus sehingga dengan cepat bisa tertangani, alat yang efektif untuk menghambat laju serangan tikus dengan melakukan pemasangan dinding plastik pemisah tanggul, kebun menuju sawah, kedua desa itu dulunya hasil tidak maksimal saat ini sudah mulai menampakkan hasil.
Dinding plastik diikuti bubuk perangkat petani setempat menilai sangat efektif mencegah tikus dan merasa terbantu untuk mendapatkan hasil padi yang maksimal.
Distan dan Holti Pinrang tidak henti hentinya turun ke lapangan membantu petani, dengan mobile Klinik Pertanian turun kesawah memberi solusi cepat mengatasi masalah, mulai dari pendeteksian penyakit tanaman, penggunaan pupuk yang baik sampai obat obatan tanaman semua ada di Klinik Mobile pertanian.
Sekretaris Distan dan Holti Andi Calo Kerrang TBS, Fuso di Tamappa Desa Maritengngae telah diolah kembali melalui brigade percepatan tanam Distan dan Holti Pinrang, dan itupula ada Posko setiap hari, tindak lanjut pengendaliannya akan dilakukan Posko itu, bukan hanya OPT tikus, penggerak batangpun jadi perhatian, ada gejala munculnya hama penggerek batang akan direkomendasikan melakukan pengendalian dengan penyemprotan insektisida yang terus dikawal Buser OPT. (ady/C)
TBS Distan Holti Membantu Petani
×

