pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Hati-hati Anggaran Siluman di APBD-P

MAKASSAR, BKM– Menjelang pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2015, anggota DPRD Kota Makassar menegaskan tak ingin kecolongan akan munculnya anggaran siluman.
Badan Anggaran (Banggar) meminta kepada seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk menyusun pengusulan anggaran secara mendetail serta seminggu sebelum pembahasan, draf perencanaan anggaran dari SKPD diserahkan ke banggar untuk dikoreksi. Rencananya, pembahasan APRB Perubahan akan dimulai September mendatang.
Anggota Banggar, Rahman Pina, Kamis (27/8) menegaskan, pada pembahasan APBD Pokok sebelumnya ditemukan sejumlah anggaran yang tidak dibahas secara mendetail, sehingga banggar kecolongan. Contohnya, ujar Rahman, munculnya proyek pengadaan kendaraan mobil dinas yang anggarannya mencapai Rp72 miliar yang tidak terstruktur. Seharusnya dalam pengadaan tersebut harus tersusun secara mendetail seperti mobil angkutan sampah berapa unit dan mobil kendaraan dinas buat pegawai berapa unit.
“Saat pembahasan kita terdesak waktu, sementara draf permohonan anggaran baru dibagikan saat pembahasan dimulai, sehingga banggar tidak dapat mempelajarinya dengan baik,”tegas Rahman Pina.
Rahman menambahkan, banyak permintaan anggaran dari pemerintah yang perlu diperhatikan secara mendalam. “Kalau ada permintaan anggaran yang tidak sesuai dengan keinginan masyarakat akan kami tolak,” jelasnya.
Ketua Banggar DPRD Makassar, Adi Rasyid Ali juga mengatakan, penyusunan anggaran untuk tiap SKPD yang akan diserahkan ke dewan harus tersusun mendetail sehingga potensi terjadinya kesalahan minim.
” Pembahasan APBD Perubahan kita jadwalkan September mendatang. Pastinya kami kondisikan dengan jadwal pembahasan yang ada, itupun tergantung dari susunan belanja SKPD apakah sudah mendetail atau tidak,”katanya.
Selain itu proses pembahasan APBD P sedikit terhambat karena agenda teman-teman dewan sangat padat dalam menggelar rapat monitoring dan evaluasi triwulan kedua. “Kita minta seluruh SKPD agar membuat rencana anggaran yang mendetail dan sistematis,”nngkap ARA sapaan akrabnya di DPRD Makassar, kemarin.
ARA mengaku, permohonan anggaran di APBD Pokok 2015 banyak ditemukan kesalahan administrasi sehingga anggota banggar kesulitan membacanya. Pada umumnya seluruh permohonan anggaran akan diperiksa secara detail, agar kesalahan administrasi sekecil apapun dapat diperbaiki.
Terpisah, Asisten I Bidang Pemerintahan Kota Makassar, M Sabri menegaskan akan memberikan evaluasi internal bagi SKPD yang tidak menyusun permohonan anggarannya secara mendetail, apalagi jika ada peruntukan anggaran yang terlalu besar namun tidak dinikmati oleh masyarakat.
“Kita tidak menutupi jika ada anggaran yang ditemukan menyeleweng. Visi kami mewujudkan pemerintahan Danny-Ical bersih dan transparan. Jadi jika ada hal yang aneh akan dilakukan evaluasi,” jelas mantan Kadis Perhubungan ini.
Meski belum dilakukan pembahasan, Bagian Pertanahan Kota Makassar berencana mengusulkan anggaran Rp47 miliar di APBD P. Anggaran tersebut untuk mempercepat penuntasan pembayaran ganti rugi lahan di proyek jalan lingkar tengah atau middle ring road.
“Memang benar dek kita usulkan sebanyak itu demi menuntaskan pembayaran ganti rugi lahan di jalan lingkar tengah,” ujar Kepala Bagian Pertanahan, I Nyoman Aria.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Syahrir Sappaile menegaskan, usulan anggaran dari SKPD belum pasti apakah diterima oleh dewan atau tidak. ” Iya, SKPD memang sudah mengusulkan anggaran tapi belumpi ditetapkan.”kata Syahrir di ruang kerjanya, kemarin. Menurutnya, usulan tersebut akan disesuaikan dengan pendapatan daerah kota Makassar.(man-ita/b)



×


Hati-hati Anggaran Siluman di APBD-P

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar