PANGKEP, BKM — Meriahkan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid meluncurkan program Gerakan Mari Bersekolah di kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Pangkep di Bungoro, Selasa (2/5).
Launching Gerakan Mari Bersekolah menjadi harapan Syamsuddin kalau tidak akan ada lagi anak-anak yang tidak bersekolah. ”Gerakan Mari Bersekolah telah dilaunching hari ini. Berarti, tidak akan ada lagi anak yang tidak tersentuh pendidikan di seluruh wilayah Kabupaten Pangkep. Baik itu di pegunungan dan pulau-pulau. Apalagi dengan alasan tidak ada biaya. Sekarang ini semua biaya pendidikan sudah digratiskan Pemkab,” ujar Syamsuddin.
Plt Kadisdik Pangkep, Idris Sira, menyatakan, pihaknya saat ini sudah menjalin kerjasama dengan seluruh kepala desa dalam mendata anak-anak yang belum bersekolah dan buta aksara. ”Program Mari Bersekolah akan mencover data anak-anak tidak bersekolah, supaya ikut menikmati dunia persekolahan,” aku Idris.
Idris juga menambahkan, jika sektor pendidikan untuk anak-anak pulau, sudah disiapkan sekolah perahu. ”Jika ada anak-anak sekolah ikut bersama orangtuanya menangkap ikan di laut, bisa berkesempatan menikmati proses pembelajaran di atas perahu, karena sudah disiapkan banyak buku melalui program ini,” jelasnya (udi/mir/c)
Syamsuddin Launching Gerakan Mari Bersekolah
×

