MAROS, BKM — Dinas Koperasi dan Perdagangan (Koperindag) diminta mengantisipasi pasar tumpah atau pasar musiman yang sering muncul saat bulan Ramadan.
Anggota Komisi II DPRD Maros, HA Patarai Amir, di kantornya, kemarin, menuturkan, pasar tumpah yang hanya ada selama bulan Ramadan ini, sebaiknya dimenej dengan baik oleh Koperindag. Supaya baik pedagang maupun pembeli merasa nyaman saat berbelanja.
Berdasarkan pengamatan Ketua Golkar Maros ini, beberapa titik yang menjadi pasar tumpah keberadaannya di tepi jalan. Sehingga hal ini tentu tidak memberikan rasa nyaman, baik pedagang, maupun pembeli. Demikian halnya pengguna jalan.
”Koperindag jangan tinggal diam. Mereka sejak awal harus berkoordinasi dengan Satpol PP atau pihak kepolisian untuk mengantisipasi kemacetan di jalan raya yang disebabkan pasar tumpah. Selain itu, Koperindag harusnya turun tangan mengatur lapak pedagang, supaya tidak mengambil bahu jalan,” jelasnya.
Selain itu, kata Patarai, Koperindag diminta tetap memantau harga Sembako selama Ramadan. Selain itu, Koperindag juga harus terus memantau jajanan kue yang dijual pedagang.
”Jangan sampai ada yang menggunakan bahan pengawet yang membahayakan konsumen. Bila perlu, Koperindag menggandeng dinas kesehatan untuk memastikan kehigienisan makanan yang dijual pedagang selama bulan Ramadan. Bila perlu, untuk memastikannya Dinkes harus mengambil sampelnya dan mengujinya di laboratorium,” bebernya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperindag Maros, Muhammad Syamsir, menegaskan, untuk mengantisipasi pasar tumpah, pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait, yakni Satpol PP dan Dinas Perhubungan. Pihaknya memantau beberapa titik yang kadang menjadi lokasi pasar tumpah dan menyebabkan kemacetan, yakni Pasar Bulu-bulu, Pasar Batangase, dan Pasar Sentral. (ari/mir/c)
Koperindag Diminta Antisipasi Pasar Tumpah
×

