pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Pelantikan Irman Bertabur Wakil Rakyat

MAKASSAR, BKM–Adik Gubernur Sulsel yang saat ini menjabat Kepala Badan Diklat Sulsel Irman Yasin Limpo dilantik sebagai caretaker Bupati Luwu Timur di Ruang Pola Kantor Gubernur, Senin (31/8).
Berbeda dengan pelantikan empat caretaker pekan lalu, pelantikan Irman yang akrab disapa None itu bertabur orang penting, mulai dari DPRD Kota Makassar hingga DPRD RI.
Beberapa anggota DPR RI yang hadir diantaranya Dewie Yasin Limpo, Indira Chunda Tita Syahrul, dan Andi Fauziah Hatta. Hadir pula beberapa legislator Makassar, yakni Amar Busthanul dari Gerindra, Rudianto Lallo dari Nasdem, dan Busranuddin Baso Tika dari PPP.
Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, masa tugas Irman sebagai caretaker memang relatif singkat. Yakni, hingga dilantiknya bupati dan wakil bupati hasil Pemilukada 9 Desember nanti.
“Dengan masa tugas yang relatif singkat, harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menjaga Luwu Timur,”pesan SYL.
Ia menuturkan, tugas caretaker kurang lebih sama dengan bupati definitif. Menjaga kedamaian, ketentraman, dan keteraturan yang bermuara pada kesejahteraan rakyat.
“Jangan ada yang keluar dari aturan. caretaker bertugas menyelenggarakan pemerintahan di daerah, memfasilitasi KPU dan Panwas untuk Pilkada agar lancar, aman dan tertib sampai pelantikan,”terangnya.
Di hadapan para undangan, SYL menekankan, dipilihnya Irman sebagai carekater melalui tahapan yang cukup panjang dan konsultasi dengan Kemendagri. Selain persyaratan administratif, caretaker juga harus memiliki pengalaman pemerintahan yang luas, kapabilitas personal, dan kemampuan leadershipnya harus teruji.
SYL juga mengingatkan kembali tugas caretaker untuk menjaga netralitas PNS agar tidak terbawa pada gerakan politik praktis. Sehingga, bisa memberikan pelayanan tanpa diskriminasi. Disamping itu, ia juga meminta agar dana desa segera dicairkan dan tidak dipakai untuk kepentingan pilkada.
“Jaga netralitas, tidak ada titipan apa-apa. PNS jangan terbawa pada gerakan politik praktis, sehingga bisa memberikan pelayanan tanpa diskriminasi. Dana desa segera dicairkan, dan jangan dipakai untuk pilkada-pilkada,”jelas mantan Bupati Gowa dua periode ini.
Irman sendiri menegaskan akan membangun netralitas PNS di Lutim secara personal.
“PNS di Lutim harus merah putih. Saya garansi,” jelas None yang berencana membuat desk Pilkada yang melibatkan Bawasda, BKD dan Badan Diklat. (rhm/rif/b)



×


Pelantikan Irman Bertabur Wakil Rakyat

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar