MAKASSAR, BKM — Pemerintah Kota (Pemkot) menyiapkan anggaran sebesar Rp4 miliar lebih untuk melaksanakan kegiatan ASEAN Mayors Forum (AMF) 2015.
Sekretaris Kota (Sekkot) Makassar, Ibrahim Saleh saat di ruang kerjanya, Senin (31/8) mengatakan, anggaran itu digunakan untuk persiapan dan saat pelaksanaan. Namun, Ibe sapaan akrabnya tidak membeberkan secara detail penggunaan anggaran tersebut.
Ibe hanya mengaku kalau dengan dana itu, mampu melakukan perputaran uang di kota Daeng ini sebesar Rp2 triliun. ” Kalau kita berhitung, dari 200 orang yang datang ke Kota Makassar dan mereka belanjakan uangnya Rp5 juta setiap orang, maka perputaran uang yang masuk ke Kota Makassar mencapai Rp2 triliun. Jadi semakin banyak uang yang beredar di Kota Makassar maka semakin sejahtera masyarakat kita,” tambahnya.
Lanjut Ibe, pihaknya akan menyiapkan tiga hotel bergengsi untuk tempat menginap para tamu yakni Four Point by Sheraton dengan 160 kamar, Hotel Imperial, dan Hotel Clarion. Selain itu, pemkot akan menawarkan investasi di bidang transportasi, jalan tol dan penanganan sampah. “Ada potensi yang akan kita tawarkan seperti transportasi alternatif, jalan tol dalam kota dan sampah, itu bisa jadi uang,”ujarnya.
Sementara itu, pantauan BKM di Jalan Toddopuli I, Kelurahan Kassi-kassi yang akan dikunjungi ratusan wali kota terus dibenahi.
Sejumlah warga yang sempat ditemui BKM mengaku antusias menyambut peserta AMF pada 9-10 September.
Jusmiati salah seorang warga lorong Toddopuli I mengatakan, pembenahan lorong sudah hampir selesai, para warga sudah melakukan pengecatan jalan dan pot bunga.
“Setelah pengecatan pot dan penanaman bunga di depan rumah warga sudah dilakukan,” katanya.
Sementara itu, setiap SKPD memiliki tugas memantau empat rumah warga dan mengirimkan pot dan cat untuk rumah binaannya masing-masing.
“Pembenahan dilakukan oleh pihak SKPD sendiri baik itu pengecatan pot, pembenahan ataupun penanamannya kami hanya membantu sedikit saja,”ungkap A. Mappingcara selaku ketua Rukun Tetangga (RT) setempat.
Dia juga mengatakan, SKPD tidak pernah absen datang ke sini untuk memantau dan memperbaiki apabila ada yang masih kurang.
“Ini kan kunjungan khusus wali kota negara-negara ASEAN, jadi kita harus membenahi wilayah ini agar lebih tertata dan kelihatan indah di mata para tamu,” ujarnya lagi.(man-kkn3/war/c)
Gelar AMF, Pemkot Gelontorkan Rp4 M
×

