MAKASSAR, BKM– Iras Film mengajak seluruh kader Muhammadiyah untuk menonton film Nyai Ahmad Dahlan. Bahkan Iran menegaskan kalau film ini wajib di tonton pada 24 Agustus 2017 di seluruh Indonesia.
Producer Iras Film, Widyaastuti, mengatakan, masih banyak orang belum tahu siapa sebenarnya sosok Nyai Walidah bahkan cukup asing didengar, namun ketika disebut Nyai Ahmad Dahlan pasti sudah dikaitkan dengan istri dari KH Ahmad Dahlan, pendiri organisasi Islam terbesar Muhammadiyah.
“Walaupun sudah banyak film tokoh nasional lainnya yang kurang bomming di masyrakat, kita yakin film ini pasti tinggi peminat apalagi ini wajib ditonton seluruh kader muhammadiyah di seluruh Indonesia,” ungkapnya di acara peluncuran Film Nyai Ahmad Dahlan yang digelar di Hotel Sahid, Sabtu (10/6) malam.
Selain itu Gala Premiere film Nyai Ahmad Dahlan akan di putar di tiga kota yaitu Jogja, Makassar dan Jakarta dengan menargetkan 1 Juta penonton di hari pertama film tersebut di putar di seluruh bioskop XXI Cinemas.
“Harus ada terobosan dari kader muhammadiyah, bahwa film ini banyak sekali nilai terkandung di dalamnya yang tidak diketahui bahwa sosok nyai ini banyak andil dalam membesarkan Muhammadiyah, menambah aqidah pada anak, pemikiran seorang nyai, memberi ruang kepada kaum perempuan dan militer nyai dalam melawan penjajah belanda,” jelasnya.
Film yang berdurasi 110 menit ini dijamin bakal menghipnotis para penikmat perfilman tanah air dengan menyuguhkan kisah perjuangan seorang istri tokoh nasional, dengan patriotisme yang digambarkan dalam film akan menunjukkan sosok nyai walidah.
“Pengambilan gambar semua di jogja selama 6 bulan, dengan menggunakan sebanyak 160 pemain yang merupakan kader bahkan aktivis Muhammadiyah Yogyakarta,” ucapnya.
Kerumitan film ini, tambah Widyaastuti, dikarenakan kebanyakkan pemain yang terlibat dalam pengambilan gambar, bukan talent atau plakon yang mengetahui cara beracting di depan layar sehingga itu agar rumit mengarahkannya, tambahnya.
Semantara itu Penulis skenario, Dyah Kalsitorini, menuturkan, film ini juga melibatkan keluarga besar KH Ahmad Dahlan, tokoh dan pengurus PP Muhammadiyah, serta Aisyiyah sebagai pemeran, dan untuk mempelajai ketokohan Pahlawan Nasional yang tidak banyak dokumentasinya, bukan hal mudah baginya.
“Merampungkan skenario film ini sangat lama mba, belum lagi tidak ada satupun biografi utuhnya beliau hanya berdasarkan cerita cucu dan cicit almarhumah menjadi referensi utama,” ujarnya.
Film ini juga didukung pemain-pemain film kenamaan Indonesia, diantaranya Tika Bivrani, pemeran Fatwamati dalam film Soekarno akan memainkan peran sebagai Nyai Ahmad Dahlan, sementara KH Ahmad Dahlan diperankan David Chalik. (ita)
Kader Muhammadiyah Diajak Tonton Nyai Ahmad Dahlan The Movie
×

