BARRU, BKM — Panitia lelang diprotes pihak rekanan ke DPRD Barru. Rekanan mengadu atas ketidakpuasan dari hasil lelang yang diumumkan pihak panitia dari Unit Layanan Pengadaan (ULP) ini. Protes rekanan ini terungkap saat agenda rapat dengar pendapat di gedung DPRD Barru, Rabu (7/6).
Salah seorang rekanan Samid dihadapan anggota dewan mengaku tidak puas dengan hasil lelang. Jika hasil ini ditelusuri oleh dewan, maka cukup banyak yang bisa menjadi temuan.
“Makanya masalah hasil lelang ini kami minta ditindaklanjuti para wakil rakyat, ” harap Samid.
Anggota DPRD Barru Andi Haeruddin menilai riak -riak yang diadukan rekanan ke dewan karena asosiasi tidak diberdayakan. Keributan tiap tahun yang terjadi membuat kami sebagai wakil rakyat, jadi malu dengan daerah lain. Ketua Fraksi Demokrat ini mencontohkan Gowa itu tidak pernah ribut urusan tender karena asosiasi diberdayakan.
“Jadi Pemkab harus memberdayakan asosiasi yang ada di daerah ini,” ujar Andi Haeruddin
Wakil PDIP Arivai Main menagkui persoalan ini akan terus berulang jika asosiasi tidak dilibatkan. Asosiasi itu merupakan wadah rekanan yang perlu diberikan perhatian dalam wujud diberdayakan. “Salah satu titik masalah dari kisruh ini karena asosiasi tidak diberdayakan, ” pungkas Arivai. (udi/C)
Rekanan Protes Panitia Lelang
×

