MAKASSAR, BKM — Maraknya persoalan keamanan, khususnya di Kota Makassar kian menjadi sorotan publik. Terbukti dengan munculnya berbagai tindak kejahatan, terutama dengan aksi kawanan geng motor, begal, pencurian, perampokan, pembunuhan dan beberapa kasus kejahatan lainnya. Hal itu sering menimbulkan keresahan di masyarakat.
Meski demikian, peran aparat keamanan dan pemerintah, tak bisa dikesampingkan begitu saja. Berbagai penindakan dan upaya telah dilakukan untuk menekan angka kejahatan di kota ini.
Hanya saja, hal itu dirasa belum cukup. Mengingat angka kejahatan, juga terus meningkat. Sehingga perlu ada sinergitas antara pemerintah dan aparat keamanan serta penegak hukum, yang dirasa perlu lebih ditingkatkan lagi. Selain itu, peran elemen dan pihak lain, khususnya media juga harus berperan aktif dalam hal ini.
Hal tersebut diungkapkan Humas IJTI Pengda Sulsel, Faizal Wahab saat memberikan penjelasan terkait pelaksanaan diskusi IJTI, yang akan berlangsung Minggu (18/6) mendatang.
Ia menambahkan, IJTI Pengda Sulsel berinsiatif untuk menggelar diskusi publik, untuk membahas masalah tersebut.
“Diskusi ini akan dijadikan sebagai ajang untuk mencari solusi untuk isu-isu yang berkembang, khususnya terkait dengan masalah keamanan,” ujar Faizal Wahab, Selasa (13/6).
Menurut dia lagi, ini adalah satu langkah yang diambil, dengan mempertemukan empat unsur yang memiliki peran utama. Diantaranya pihak Pemerintah Kota, Kepolisian, TNI dan Media.
Mewakili Pemkot Makassar, diskusi ini kata Faizal, akan dihadiri oleh Wali Kota Mohammad Ramdhan (Danny) Pomanto. Sementara dari pihak kepolisian dan TNI, oleh Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Endi Sutendi dan Dandim 1408/BS Makassar, Letkol Kav Otto Sollu.
Sedangkan dari pihak media, dihadiri oleh jurnalis senior, Alwy Fauzi, yang juga jurnalis Trans 7 (CNN). Keempatnya akan hadir sebagai narasumber dalam diskusi dengan tema Menakar Kamtibmas dalam Persepsi Layar Kaca.
Penyelenggaran diskusi publik ini sendiri akan dilangsungkan di Hotel Amaris, Minggu 18 Juni mendatang. Selain para narasumber, diskusi ini juga akan dihadiri oleh praktisi, akademisi dan elemen mahasiswa hingga masyarakat umum.(mat)
Diskusi Peran IJTI Cegah Aksi Kriminalitas
×

