SIDRAP, BKM — Pemkab Sidrap membentuk tim tanggap unit reaksi cepat (URC) siaga bencana. Hal itu dilakukan mengingat bencana yang akhir-akhir ini banyak terjadi di sejumlah daerah di Sidrap.
Sekka Sidrap, Sudirman Bungi mengatakan, pembentukan tim reaksi cepat dalam rangka memberikan pertolongan pertama terhadap segala bencana yang terjadi di tanah air, termasuk Sidrap.
Menurutnya, tim tersebut akan diisi berbagai unsur kelembagaan dan cakupan tugasnya akan diperluas. Tidak mestinya terus menerus mengurusi bencana semata.
“Misalnya ada orang yang masuk sumur siapa yang tangani, begitupula dengan yang lainnya,” katanya Sudirman Bungi, di ruang kerjanya, Kamis, (6/7).
Mantan kepala Bappeda Sidrap itu juga mengatakan, tim ini juga akan dibentuk hingga tingkat desa dan kelurahan. Setiap wilayah itu, katanya dipimpin langsung oleh kepala desa dan lurah.
“Bagaimana tim reaksi cepat di bentuk ditingkat Kabupaten dulu, setelahnya nanti kita inisiasi ke Kecamatan hingga desa dan kelurahan,” ucapnya.
Terpisah, Kepala BPBD Sidrap, Siara Barang mengatakan, setiap tahunnya Pemda Sidrap telah menyediakan anggaran tak terduga sebanyak Rp5 miliar untuk penanggulangan bencana alam.
Namun, ia menjelaskan bahwa ada prosedur tetap (protap) untuk penanganan musibah dan bencana mulai penanganan dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten bahkan provinsi hingga nasional. Tergantung eskalasi dan bencana yang ada.
“Diimbau kepada seluruh masyarakat untuk segera melaporkan kepemerintah setempat jika bencana alam mulai dari banjir hingga tanah longsor. Tetaplah waspada dan menjaga kebersihan lingkungan termasuk tidak membuang sampah di sembarang tempat,” tandasnya. (ady/C)
Pemkab Bentuk Tim URC Bencana
×

