GOWA, BKM — Jelang launching Beautiful Malino yang dimulai pada 12 hingga 15 Juli mendatang, telah menunjukkan kesibukan di area Malino dan sekitarnya. Malino sebagai ibukota Kecamatan Tinggimoncong yang bakal dijadikan destinasi wisata nasional dengan konsep Malino Indah ini dampaknya kepada warga setempat cukup besar.
Salah satu buktinya, rumah-rumah penginapan atau home stay sudah full terbooking. Tak tanggung-tanggung, warga yang menjajakKan penginapan atau rumah sewa hingga kamar sewaan menaikkan tarifnya dari kondisi biasa dengan tarif Rp75 ribu sampai Rp150 ribu, kini sudah naik menjadi Rp250 ribu sampai Rp350 ribu per kamar. Sementara untuk tarif per satu rumah penginapan atau villa dikenai Rp3 juta hingga Rp5 juta per satu villa atau rumah.
Salah seorang warga Malino, Herlina, ketika dimintai komentarnya, membenarkan jika hampir semua rumah penginapan atau homestay sudah terbooking sejak sepekan lalu. ”Rata-rata yang booking untuk persiapan menginap pada 12 hingga 15 Juli disaat kegiatan Malino indah terlaksana. Rumahku saja sudah terbooking orang dari Makassar. Mereka bookingnya satu rumah sekaligus. Hampir seluruh rumah-rumah warga di sini terbooking. Ada yang satu rumah ada hanya booking per kamar,” jelas Herlina.
Sementara itu, Pemkab Gowa optimistis even Beautiful Malino ini mampu mendongkrak kunjungan wisatawan khususnya wisatawan mancanegara. Pemkab memprediksi, wisatawan akan mengalir ke Malino hingga 10 ribu orang.
Kasi Promosi Wisata Dinas Pariwisata Gowa, Nursapa Majid, saat dikonfirmasi di kantornya, Jumat (7/7), mengatakan, Malino memang menyimpan banyak keunggulan sebagai daerah wisata. Dan dikemasnya keunggulan-keunggulan itu dalam program Beautiful Malino justru akan semakin menambah tingginya nilai komersial.
Kabag Humas dan Kerjasama Setkab Gowa, Abdullah Sirajuddin, usai rapat pemantapan persiapan kru Humas dalam kegiatan itu, mengatakan rangkaian acara Beautiful Malino akan dimulai dengan kegiatan pameran baik pameran bunga hingga potensi alam seluruh kecamatan di Gowa. Termasuk festival band pada 13 Juli.
Pada 14 Juli merupakan puncak acara yang berisi kegiatan lomba sepeda gunung, traditional games, six mansion ban perform, coffee brewing class, live acoustic, parade kesenian tradisional sinrili dan pakacapi.
Agenda 15 Juli meliputi yoga class, lomba lari lintas alam, lomba sepeda gunung, coffee brewing class, parade bunga, fun games, atraksi tarian daerah, launching heritage, serta musikimia perform yang berakhir di malam hari.
”Even ini dipersiapkan dengan matang. Sehingga diharapkan mampu meninggalkan kesan terbaik bagi para wisatawan. Launching ini adalah awal dari keguatan Beautiful Malino yang akan kita gelar selama tiga tahun berturut-turut dan telah diproyeksikan menjadi kalender wisata nasional,” kata Abdullah Sirajuddin. (sar/mir)
Beautiful Malino Ditarget Sedot 10.000 Wisatawan
×

