MAMUJU, BKM — Arif Ardiyanto resmi menjabat Kepala BPKP Sulbar menggantikan Wasis Prabowo yang dimutasi menjadi Direktur Investigasi Hambatan Kelancaran Pembangunan Deputi Investigasi. Pengambilan sumpah jabatan dan Pelantikan Kepala BPKP Sulbar berlangsung di auditorium lantai 4 kantor gubernur Sulbar, Selasa (18/7).
Deputi Investasi BPKP Pusat, Iswan Helmi dalam sambutannya mengatakan, selama enam tahun berkiprah di Bumi Manakarra Provinsi Sulawesi Barat, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) pemerintah daerah mengalami peningkatan grafik yang semakin membaik. Hal tersebut ditunjukan dengan adanya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) BPK RI tahun 2017.
”Dari tujuh Pemda dan dari dua peraih WTP meningkat hingga enam Pemda yang telah meraih opini WTP. Kami berharap, seluruh pemerintah daerah dapat meraih opini WTP,” ujarnya.
Masih kata Iswan, dalam pengelolaan desa Pemprov Sulbar telah melaunching aplikasi sistem keuangan desa (Simda). Dimana, salah satu kabupaten yaitu Kabupaten Mamasa menjadi pilot project yang juga sat ini telah menjadi teladan bagi daerah-daerah lain di Indonesia terkait sistem keuangan desa.
Diharapkan, gubernur bersama jajaran serta para bupati dapat menginstruksikan kepada inspektorat terkait pengelolaan dana desa dengan intensif agar dapat terus mendorong pusat kegiatan desa (Puskesdes) dan peningkatan profesionalisme pegawai pengelola keuangan negara/daerah dan aparat pengawasan intern pemerintahan (PKN-APIP) sebagai penentu dalam menciptakan tata pemerintahan yang baik (good governance).
Wakil Gubernur Sulbar, Enny Anggraeni Anwar pada kesempatan tersebut mengemukakan, Provinsi Sulbar boleh berbangga atas aplikasi Simda yang menjadi acuan program kegiatan desa se Indonesia. Untuk itu, opini WTP sekiranya dapat terus dipertahankan Provinsi Sulbar yang ketiga kalinya beserta enam kabupaten di Sulbar
”Saya berharap kepada pejabat baru agar kerjasama yang ada semakin baik dan memberikan hasil yang baik lagi. Tentunya, karena sudah kita diketahui provinsi Sulbar sudah mendapatkan opini WTP tiga kali berturut-turut,” sahut mantan anggota DPR RI komisi IX itu. (ala/mir/c)
Arif Ardiyanto Jabat Kepala BPKP Sulbar
×

