KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Sinjai akan menggunakan dana sebesar Rp 22,5 miliar untuk membiayai pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan atau Pemilihan Bupati (Pilbup) Sinjai yang digelar 27 Juni 2018 mendatang.
Dana tersebut bersumber dari hibah yang sudah diajukan dalam anggaran pembangunan dan belanja daerah (APBD) Sinjai 2017.
Ketua KPU Sinjai Arsal Arifin mengemukakan bila jumlah tersebut lebih besar dari anggaran yang digunakan pada Pilbup 2013 sebelumnya yang hanya mencapai Rp13 milyard, sehingga terjadi kenaikan dengan selisih sebesar 9,5 milyard.
Arsal mengatakan besarnya anggaran yang ada saat ini dikarenakan naiknya pos-pos penganggaran dari Pilbup sebelumnya. “Mata anggaran beregulasi semua dan tidak ada yang mengada-ada, berdasarkan semua regulasi dan tidak ada yang melenceng. Banyak regulasi yang meningkat seperti honor Adhoc. Adapun ATK dan alat peraga calon, KPU sekarang yang tanggung. Dimana sebelumnya bukan KPU yang tanggulangi,”ujar Arsal.
Arsal menambahkan bila saat ini tahapan persiapan sudah berjalan dan akan melakukan lounching pada bulan September. “Kita juga sementara rumuskan kepanitian sayembara maskot pilkada pada bulan Agustus ini, perlu diketahui juga bahwa untuk Pilgub kita perkirakan anggarannya 5 milyard untuk dua tahun anggaran yakni 2017 dan 2018,”pungkasnya. (din/rif/c)
Ketua KPU Sinjai Arsal Arifin
×

