pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Adnan Beberkan Inovasi Pendidikan

GOWA, BKM — Dinas Pendidikan (Disdik) Gowa meraih penghargaan WOW Public Services Excellence Award Makassar 2017. Penghargaan ini adalah bentuk pengakuan model pelayanan prima setiap hari yang diterapkan Pemerintah Kabupaten Gowa yang menurut kacamata pihak MarkPlus selaku pemilik kegiatan, adalah tepat. Apalagi, Gowa merupakan pionir sekolah gratis dan inovasi pendidikan lainnya.
Kategori pioner inilah yang mengantar Disdik Gowa mendapatkan pengakuan tersebut dan meraih penghargaan WOW Public Services Exellence Award 2017 yang merupakan kelanjutan dari WOW Public Service Excellence Award yang diadakan sejak tahun 2009 lalu.
Kiki Marisa selaku Branch Head of MarkPlus Inc Makassar, menjelaskan, untuk di Sulsel ini ada tiga daerah yang mendapatkan penghargaan ini, yakni Gowa, Makassar, dan Bantaeng.
Khusus Kabupaten Gowa, kata Kiki, masuk dalam kategori inovatif dibidang pendidikan. Di era digital ini, service power dapat dibentuk dengan mengantarkan suatu pelayanan prima secara real time, baik real time delivery maupun real time execution.
”Pelanggan tidak hanya mengharapkan pelayanan yang wow, namun juga pelayanan yang cepat (now). Singkatnya, kualitas pelayanan dapat dilihat dari ketepatan produk, kecepatan proses dan kesigapan orang-orang yang melayani,” kata Kiki.
Kiki pun mengakui jika untuk pendidikan ini Gowa memang adalah pionernya. Pemberian penghargaan itu berdasar dari pencapaian inovasi bidang pendidikan. Kalau Makassar dan Bantaeng itu kategori penghargaannya adalah inovasi dibidang kesehatan.
Sementara itu, Kadisdik Gowa, Salam kepada wartawan mengatakan, atas nama Pemkab Gowa pihaknya sangat bersyukur dengan capaian penghargaan terkait public service ini. Sejak 2008, Gowa telah mencanangkan pendidikan gratis. Produk ini kemudian berlanjut ke beberapa inovasi lainnya seperti Sistem Kelas Tuntas Berkelanjutan (SKTB), Wajar 9 tahun, program seperempat abad serta mapel Imtaq. Dimana, anak didik diberi pendidikan karakter dikelas satu dan dua.
Dalam penyerahan penghargaan tersebut, Deputy CEO MarkPlus Inc, Jacky Mussry menyerahkan langsung kepada Kadisdik Gowa, Salam disaksikan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, Ketua DPRD Gowa, Ansar Zaenal Bate, Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Atap Gowa, Indra Setiawan Abbas serta Kabag Humas dan Kerjasama Setkab Gowa, Abdullah Sirajuddin serta Kabag Protokol Setkab Gowa, Azhari.
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan pada kesempatan sesi diskusi mengatakan, untuk mengetahui hasil dari pendidikan itu nanti pada 15-20 tahun kemudian. Karenanya, untuk mencapai itu Pemkab Gowa melakukan inovasi peningkatan mutu dan kualitas pendidikan yang tidak hanya dirasakan siswa tapi juga para guru sebagai pengajar dan pendidiknya.
Bagi Gowa tambah Adnan, ujian nasional dalam penjabaran program SKTB bukan penentu kelulusan siswa. Tapi siswa tetap bisa lanjut ke sekolah lanjutan sambil menuntaskan pelajaran yang tidak dilulusi.
”Istilahnya ada remidial. Jadi anak-anak kita tetap bisa melanjutkan pendidikannya ke bangku perguruan tinggi. Dan Gowa telah memfasilitasi itu dalam program investasi seperempat abad yang sementara sedang berjalan pada 27 perguruan tinggi baik negeri maupun swasta di Pulau Jawa. Untuk menghasilkan anak didik yang berkualitas, maka kita bikin inovasi lagi berupa pendidikan karakter melalui program Imtaq. Dimana pelajaran membaca menulis dan menghitung kita hilangkan di bangku kelas 1 dan 2 SD. Jadi anak didik dikelas awal itu hanya dibekali pendidikan karakter,” jelas Adnan. (sar/mir/c)



×


Adnan Beberkan Inovasi Pendidikan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar