WATAMPONE, BKM — Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNP) Sulsel mendadak melakukan pengambilan sampel urine di Kejaksanaan Negeri Watampone, Kamis (3/9) siang. Kedatangan petugas BNN ini sontak membuat kaget staf dan jaksa Kejari.
Sebenarnya, rencana pengambilan sampel urine di jajaran jaksa dan pegawai kejaksaan Watampone ini sudah lama diagendakan. Hanya saja waktu pelaksanaannya belum ditentukan.
Kepala Kejari Watampone Natsir Hamzah mengakui, pihaknya sengaja melakukan pengambilan sampel urine secara dadakan. Tujuannya untuk kalau pihak kejaksaan siap menerima tantangan pemeriksaan urine kapanpun.
“Saya yakin di jajaran kami bersih. Makanya saya meminta kepada BNN untuk datang mendadak. Supaya anggota tidak ada yang tahu,” kata Natsir.
Menurut Natsir, Kejari Watampone merupakan yang pertama kali diambil sampel urinenya oleh BNNP. ”Itu membuktikan bahwa kita berani menerima tantangan,” tandasnya.
Personel Kejari Watampone, baik yang ada di kantor pusat maupun dari kantor cabang yang ada di Bone Utara, Bone Barat dan Bone Selatan, semuanya datang. Mereka semua dipanggil tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu.
”Tidak ada yang kita tanya soal ini. Karena kalau kita ingin bersih, maka yang kita bersihkan dulu adalah rumah kita,” tambah Natsir.
Sementara Ishak Iskandar, Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Kejari Watampone yang menjadi ketua tim dalam kegiatan ini, menegaskan tidak perlu ada rasa takut terkait pengambilan sampel urine ini.
”Kalau nanti hasilnya negatif, ya alhamdulillah. Begitu pula kalau hasilnya positif, alhamdulillah juga. Karena cepat ketahuan,” kata Ishak. (amr/rus/b)
BNNP Mendadak Tes Urine Jaksa
×

