MAKASSAR, BKM– Menjelang Idul Adha 1436 Hijriah, harga kebutuhan pokok maupun sayur mayur di sejumlah pasar tradisional di Kota Makassar kembali naik. Namun belum tampak ada lonjakan pembelian yang biasa terjadi menjelang Idul Adha.
Kenaikan harga yang cukup banyak dikeluhkan para pembeli adalah harga cabe keriting yang mencapai Rp10 ribu perkilogramnya. Termasuk harga cabe rawit yang naik dari Rp35 ribu menjadi Rp45-50 ribu serta harga wortel dari Rp5.000 per kilo menjadi Rp10 ribu.
Sementara harga telur per rak tidak terlalu melonjak meskipun mengalami kenaikan dari harga Rp36 ribu menjadi Rp37 ribu.
Kenaikan harga ini diakui pedagang terjadi di setiap perayaan keagamaan seperti Idul Fitri, Idul Adha, natal dan tahun baru.
“Menjelang Idul Adha, sejumlah bahan pokok mengalami kenaikan. Meski begitu, ada juga harga kebutuhan pokok yang mengalami penurunan seperti harga bawang,” kata Salma, pedagang di Pasar Terong, Jumat (4/9).
Sementara itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kota Makassar menegaskan bahwa stok kebutuhan pokok di pasaran masih mencukupi.
“Tidak ada kelangkaan bahan kebutuhan pokok. Stok masih mencukupi hingga lebaran,” jelas Kabid Perlindungan Konsumen dan Kemeteorologian, Sri Rejeki, kemarin.
Bahkan, ujar Sri, pihaknya terus melakukan pemantauan dan pengawasan sembako di pasaran. Pemantauan dilakukan dua kali seminggu.(ucu-kkn1-kkn2/war/c)
Jelang Idul Adha, Harga Kebutuhan Pokok Naik
×

