MAMUJU, BKM — Ketua Komisi Tiga DPRD Sulbar, Rayu, mendesak kepada pihak PT Toscano Indah Pratama, perusahaan sawit yang ada di Kabupaten Mamuju Utara (Matra) untuk mengatasi limbah sawitnya.
Karena limbah tersebut telah menimbulkan bau busuk yang mengganggu ketentraman masyarakat di wilayah Kabupaten Matra. ”Pihak PT Toscano harus segera melakukan tindakan pengelolaan limbah sawitnya,” tegas Rayu, kepada BKM di gedung wakil rakyat Sulbar, kemarin.
Rayu menilai, dengan munculnya keluhan dari masyarakat khususnya yang bermukim di sekitar pabrik sawit PT Toscano, di Desa Kalola, Kecamatan Bamba Lamotu, berarti perusahaan sawit ini tidak profesional dalam mengelola limbah sawitnya.
”Dengan adanya permasalahan bau limbah yang dikeluhkan masyarakat setempat, berarti ada indikasi kalau pihak perusahaan tidak profesional dalam mengelola limbah sawitnya,” ujar Rayu.
Selaku Ketua Panitia Khusus (Pansus) TBS Buah Sawit se Sulbar dan juga Ketua Komisi Tiga DPRD Sulbar, kata Rayu, pihaknya akan mengambil langkah-langkah atau tindakan dengan meminta pihak lingkungan hidup Provinsi Sulbar maupun Kabupaten Matra untuk meminta pihak perusahaan PT Toscano agar segera melakukan langkah antisipasi supaya pencemaran limbahnya dapat segera teratasi dan tidak semakin parah.
”Kami sangat mendukung perusahaan jika mendirikan pabrik. Tapi kami juga mengharapkan kepada pihak perusahaan untuk melakukan tindakan yang baik dalam mematuhi peraturan yang ada. Termasuk tata cara mengelola limbah sawitnya. Jangan ada perusahaan mengabaikan masalah limbahnya. Sehingga menimbulkan dampak lingkungan. Yakni dapat memunculkan keresahan bagi masyarakat akibat adanya bau yang menyengat sama seperti yang dirasakan sekitar pabrik di Kabupaten Matra dalam beberapa hari belakangan ini,” tutur Rayu. (ala/mir/b)
Dewan Minta PT Toscano Atasi Limbah Sawitnya
×

